Suara.com - Berbagai kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah membuat banyak netizen membandingkan Indonesia dengan negara tetangga, Vietnam. Dalam salah satu unggahan, netizen mengungkap perbandingan kebijakan di kedua negara tersebut.
Akun X @M45Broo_ memberi gambaran jelas mengenai kondisi Indonesia dan Vietnam yang bagaikan bumi dan langit. Bersama cuitan ini, netizen tersebut mengunggah data lengkap perbandingan kedua negara ini.
"Vietnam kok bisa ya?" tulis akun tersebut dalam cuitan yang viral di X.
Berdasarkan data tersebut, tarif PPN di Indonesia meningkat drastis hingga 12 persen. Sedangkan Vietnam mengalami penurunan hingga 8 persen. Di sisi lain, jumlah kementerian di Indonesia bertambah hingga 14, sedangkan kementerian di Vietnam justru mengalami pengurangan hingga 9.
Tidak hanya itu, hukuman koruptor di Indonesia dan Vietnam juga cukup berbeda. Di Tanah Air, koruptor justru hanya mendapat hukuman 6,5 tahun. Sedangkan di Vietnam berlaku hukuman mati untuk tindak pidana korupsi.
Perbedaan nasib Indonesia dan Vietnam juga nampak dalam investasi sejumlah perusahaan besar. Apple dan Samsung masing-masing melakukan nilai investasi Rp 8 triliun dan Rp 1,6 triliun di Indonesia. Sedangkan di Vietnam, nilai investasi kedua perusahaan berada pada angka Rp 289 triliun dan Rp 265 triliun.
Indonesia juga tidak menjadi tempat investasi yang baik bagi Starlink dan Nvidia. Kedua perusahaan tersebut justru memberi angka investasi tinggi senilai Rp 24,2 triliun dan Rp 3,2 triliun di Vietnam.
Perbandingan nasib Indonesia dan Vietnam dalam berbagai aspek ini kemudian menjadi viral di X dan menuai berbagai komentar dari netizen di laman media sosial tersebut.
"Berharap apa sih sama Indonesia?" balas netizen.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Gabung Klub Baru di Tahun 2025
"Vietnam bisa karena belajar dari Indonesia" komentar akun lainnya menyindir.
"Prestasi negeriku, muantabs!" ungkap netizen.
"Boleh iri gak sih?" tulis akun lainnya membalas.
Berita Terkait
-
Kalahkan Bernadya dan Mayor Teddy, Shin Tae-yong Tokoh Menyala 2024 Versi...
-
Skill Tinggi Saja Tak Cukup, Orang Dalam Timnas Indonesia Ungkap Kriteria Pemain Pilihan STY
-
Jokowi Masuk Daftar Pemimpin Paling Korup 2024, Netizen: Nama Indonesia Menghitam di Mata Dunia
-
Thailand vs Vietnam: Saling Mengalahkan di Final, tapi Pasukan Gajah Perang Lebih Superior
-
4 Pemain Diaspora yang Punya Tato Bahasa Indonesia, Terkini Tristan Gooijer
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan