Suara.com - Dokter Tompi yang merupakan lulusan dokter spesialis bedah plastik Universitas Indonesia belakangan ini tengah menjadi sorotan warganet di platform X karena diduga membela pejabat yang menaiki mobil dan dikawal dengan anggota Patroli dan Pengawal (Patwal).
Pria yang juga dikenal sebagai penyanyi jazz dengan lagu-lagu popular seperti Menghujam Jantungku ini membuat cuitan setelah video mobil pejabat dengan pelat nomor RI 36 viral di media sosial. Dalam video yang beredar, mobil pejabat tersebut membelah kemacetan di Jakarta dengan dikawal Patwal.
Menurut dokter Tompi, ia sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu dan heran dengan orang-orang yang komplain.
"Gue kurang paham sama orang-orang yang komplain dengan pejabat (Menteri, presiden, wapres, atau gubernur dll) yang kalau di jalan pakai pengawal yang ngebuka jalan. Coba deh kita duduk berimbang... menurut gue ya, kalua itu dilakukan dalam melaksanakan tugas rasanya pantas lah. Agenda segitu banyak, tanpa pengawalan begitu waktu bisa habis di jalan. Kecuali agenda pribadi mau leyeh-leyeh karaokean. Terus kalau mereka telat nyampe lokasi, naik lagi tweet 'Kalau pejabat suka telat!'," tulisnya melalui akun X @dr_tompi.
Lebih lanjut, Tompi juga mengaku pernah beberapa kali terlibat bekerja langsung dengan para pejabat.
"Saya beberapa kali meeting ada acara yang berhubungan sama beliau-beliau itu, gila sih agendanya. Badan rontok. Terlepas dari berhasil nggaknya yang dikerjain, mereka beneran berusaha kerja," tambahnya.
Cuitan yang dibagikan sebanyak lebih dari 5.300 kali itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Namun, mayoritas pengguna X lainnya tak setuju dengan pendapat Tompi, sehingga membuat dirinya dirujak. Beberapa warganet bahkan menceritakan pengalaman pahitnya saat bertemu dengan mobil pejabat yang menggunakan Patwal.
"Gue termasuk yang nggak setuju pejabat buka jalan saat macet. Argumennya sederhana sih, dok. Kalau manajemen waktunya bagus, mestinya mereka bisa tiba tepat waktu. Patwal hanya untuk pengamanan, buka jalan sangat berisiko bikin gesekan antarpengguna jalan bahkan kecelakaan," komentar @yusa******
"Pak dokter Tompi, pekerjaan pejabat, pekerjaan saya, pekerjaan mereka yang di jalan itu sama-sama pekerjaan. Kalau pejabat diharuskan tepat waktu, ya berangkat lebih awal seperti karyawan pabrik yang rela berangkat pagi buta demi mengejar UMR yang tidak seberapa itu," tambah @adit**********
Baca Juga: Klarifikasi Menkop Budi Arie Soal Mobil RI 36 Terobos Macet di Sudirman
"'Agendanya banyak, bisa-bisa waktu habis di jalan kalau tanpa patwal'. Kenapa bisa habis di jalan? Karena macet. Kenapa bisa macet? Karena kotanya car-centric. Kenapa car-centric? Karena transumnya jelek atau belum jadi pilihan utama masyarakat. Solusi: Fokus bangun transum," sahut @sist*******
"Dokter Tompi, saya pernah tertunda Tindakan cito di RS karena bersinggungan panjang dengan tatot-tatot iringan nggak jelas dan sebanyak dua kali di hari yang sama dan ke arah tujuan yang sama. Siapa yang perlu dikasihani, para rombongan sirkus relasi kuasa itu atau pasien?" timpal @dokte*****
"Opini jelek. Pejabat telat itu kultur yang dibikin langgeng sama mereka-mereka sendiri. Kalau situ bagian dari dunia birokrasi pasti paham. Komentarmu paling bener berhenti di 'gue kurang paham'. Lu emang nggak paham apa-apa," cuit @foxt***_*******
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 HP 5G RAM 8 GB Harga Cuma Rp3 Jutaan Terupdate Maret 2026, Dijamin Anti-Lag!
-
Silent Hill 2 Remake Terjual 5 Juta Kopi, Konami Rayakan dengan Diskon
-
5 HP Murah Kamera Mirip iPhone Mulai Rp1 Jutaan, Bisa Flexing Tanpa Mahal Saat Lebaran
-
REDMI Pad 2 4G Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet SIM Card Rp2 Jutaan, Baterai 9000mAh
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time Lewat HP: Pantau Jalur Lancar buat Mudik 2026
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
6 HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Lancar untuk Game dan Multitasking