Suara.com - Perusahaan riset pasar Counterpoint merilis Laporan Pasar Ponsel Global 2024 yang mengungkapkan peningkatan penjualan smartphone secara global sebesar 4 persen dari tahun ke tahun.
Laporan tersebut menyoroti kinerja merek HP teratas, seperti Samsung, Apple, dan Xiaomi yang menempati tiga posisi teratas. Di sisi lain, merek lainnya seperti Huawei, Honor, dan Motorola muncul sebagai pesaing utama di antara sepuluh merek teratas.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Selasa (14/1/2025), Samsung tetap menjadi pemimpin pasar, didukung oleh permintaan yang kuat untuk seri Galaxy S24 dan A. Sebagaimana diketahui, seri Galaxy S24 menampilkan teknologi AI yang mengungguli pendahulunya, khussunya di pasar Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Pangsa pasar Samsung diuntungkan oleh portofolio yang beragam dan menawarkan aneka perangkat di berbagai segmen harga.
Selanjutnya Apple berada di peringkat kedua dengan pangsa pasar sebesar 18 persen. Meskipun penerimaan beragam untuk seri iPhone 16, Apple mempertahankan momentum yang kuat di pasar minoritas, seperti Amerika Latin, Afrika, dan Asia Pasifik.
Kemampuan Apple untuk menarik pasar yang beragam dengan ekosistemnya memainkan peran penting dalam keberhasilannya.
Tepat di bawah Apple, Xiaomi menduduki peringkat ketiga sebagai merek dengan pertumbuhan tercepat. Ini memperkuat posisinya sebagai merek smartphone terbesar ketiga secara global.
Pertumbuhan ini disebabkan oleh penyesuaian lini produk yang strategis, fokus pada egmen kelas atas, khususnya melalui seri Xiaomi 14 dan 15, serta ekspansi pasar yang agresif ke wilayah-wilayah yang sedang berkembang.
Oppo menduduki peringkat keempat, di mana merek ini mengalami sedikit penurunan penjualan tetapi kinerja membaik menjelang akhir tahun. Lebih lanjut, Vivo berada di posisi kelima, didorong oleh kinerja yang kuat di India dan China.
Baca Juga: Eksklusif, Penjualan HP Lipat Tiga Samsung Bakal Lebih Terbatas Daripada Seri Sebelumnya?
Merek-merek seperti Huawei, Honor, dan Motorola semakin diminati. Mereka menjadi pemain dengan pertumbuhan tercepat di sepuluh besar. Kebangkitan ketiganya membentuk kembali lanskap persaingan, khususnya di pasar-pasar seperti China dan Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026