Suara.com - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini tengah menjadi perhatian warganet di media sosial sejak resmi dilaksanakan pada Senin (6/1/2025). Tak sedikit penampakan menu makan gratis tersebut yang beredar di dunia maya.
Salah satu akun X @barengwarga secara aktif memantau menu makanan yang diberikan dalam program MBG tersebut. Pemilik akun kerap menerima laporan dari warganet lainnya terkait menu makan yang diterima.
Terbaru, menu Makan Bergizi Gratis hari ke-7 di sebuah sekolah menjadi sorotan. Pasalnya, lauk yang diberikan dinilai tidak layak. Menurut laporan akun X @nayeonaatea, salah satu lauk yang diberikan adalah nugget. Namun, pemilik akun menyebut jika nugget yang diberikan sulit dimakan alias alot.
"Bagianku kemarin kak, nuggetnya alot susah dimakan," lapor pemilik akun tersebut.
Akun @barengwarga kemudian menyoroti jumlah porsi yang diberikan dalam menu MBG tersebut. Selain alot, jumlah nugget yang diberikan pun hanya satu biji.
"Udah cuma satu biji, susah dimakan pula. Btw itu yang kuning-kuning pojok kanan atas apa kak? #AwasiMBG hari ke-7," komentar akun @barengwarga.
Selain nasi, menu Makan Bergizi Gratis tersebut berisi telur orak-arik, satu potong tempe, nugget, dan tumis wortel.
Melihat penampakan menu makan gratis tersebut membuat warganet lainnya menilainya sebagai sad food, sebuah istilah yang umum digunakan ketika melihat makanan dengan penampilan, porsi, maupun rasa yang mengecewakan.
"Nugget satu biji setara berapa ayam?" komentar @priam*******
Baca Juga: Anggaran Terbatas, Ketua DPD Usul Rakyat 'Patungan' Biayai Program Makan Bergizi Gratis
"Ya Allah ini mah sad food, liatnya juga udah nggak selera," tambah @nau****_**
"Sad food akan menjadi waste food," timpal @flash******
"Nugget alot sampai susah dimakan itu masaknya diapain? Sebeg*-beg*nya gue masak paling banter cuma gosong tapi masih enak dimakan," sahut @sam****
"Padahal namanya program makan bergizi tapi dikasihnya nugget olahan, di mana letak bergizinya?" cuit @nuva*******
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan