Suara.com - Siapa yang tak ingin pekerjaan jadi lebih mudah? Dikte.in, platform transkripsi otomatis berbasis kecerdasan buatan dari PT Bahasa Kita, kini hadir untuk semua kalangan.
Sebelumnya, platform ini hanya bisa dinikmati oleh korporat dan pemerintah. Tapi mulai 16 Januari 2025, pelajar, jurnalis, akademisi, hingga perusahaan dapat ikut merasakan manfaatnya.
CEO PT Bahasa Kita, Oskar Riandi, mengatakan Dikte.in dirancang untuk membantu pengguna fokus pada hal-hal penting. “Kami ingin siapa pun bisa bekerja lebih efisien dan produktif,” ujarnya.
Bayangkan, pelajar bisa langsung mendapat ringkasan kuliah atau kursus daring tanpa repot mencatat. Jurnalis? Mereka dapat transkrip akurat dengan cepat, bahkan dilengkapi penerjemahan ke berbagai bahasa.
Akademisi pun tak ketinggalan, karena platform ini mempermudah peringkasan diskusi ilmiah. Bagi perusahaan, Dikte.in jadi alat andalan untuk transkrip rapat yang rapi dan terstruktur.
Apa saja yang membuat Dikte.in istimewa? Berikut beberapa fitur unggulannya:
Transkripsi Langsung dari YouTube
Cukup tempel tautan, dan Anda bisa mendapatkan ringkasan dari webinar, siniar, atau kursus daring—tanpa harus mengunduh video.
Code-Switching dan Mixing
Baca Juga: Cara Menambah Keranjang Kuning Biar Muncul di Video TikTok
Percakapan campur bahasa? Tenang saja. Dikte.in mendukung transkripsi multibahasa seperti Indonesia, Inggris, dan Arab dalam satu dokumen.
Speaker ID dan Diarisation
Siapa bilang suara ramai tak bisa dibedakan? Teknologi ini memisahkan suara berdasarkan pembicara, menciptakan transkrip kronologis yang rapi untuk rapat profesional.
Translasi Antar Bahasa
Transkrip Anda bisa langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa. Jadi, konten global kini lebih mudah diakses.
On-Premise Deployment
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya