Suara.com - Tahukah anda bahwa ada setidaknya 7 situs megalitik kuno di dunia yang menyaingi Stonehenge namun tak banyak diketahui orang.
Ya, ada banyak situs megalitik di seluruh dunia, namun hingga saat ini Stonehenge mungkin yang paling terkenal.
Tapi yang perlu anda ketahui, situs ini bukanlah yang tertua atau terbesar di dunia sebab ada yang lebih besar dan lebih tua dari Stonehenge.
Misalnya saja Situs Göbekli Tepe, di Turki yang berusia sekitar 11.000 tahun, yang berarti usianya dua kali lipat usia Stonehenge.
Selain itu, Stonehenge bukanlah monumen megalitik terbesar, sedangkan situs Avebury di Inggris barat daya memiliki lingkaran batu dengan diameter lebih besar.
Inilah 7 Situs Megalitik Kuno di Dunia yang Menyaingi Stonehenge
1. Göbekli Tepe
Berusia lebih dari 11.000 tahun, Göbekli Tepe terdiri dari serangkaian bangunan megalitik yang dibangun berdekatan.
Situs ini terletak di tenggara Turki, tempat yang dulunya merupakan bagian dari Mesopotamia Hulu dan dibangun pada masa ketika orang-orang di daerah tersebut hidup sebagai pemburu-pengumpul.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Stonehenge, Situs Bersejarah Penuh Misteri yang Azizah Salsha Kunjungi
Pilar-pilar batu berbentuk T yang tingginya mencapai 18 kaki (5,5 meter) digunakan untuk membangun kandang-kandang tersebut.
Pilar-pilar tersebut berisi ukiran hewan seperti rubah, babi hutan, rusa, ular, dan burung nasar. Ukiran-ukiran tersebut juga mencakup penggambaran simbol-simbol abstrak dan figur-figur yang tampak seperti manusia.
Alasan pasti mengapa Göbekli Tepe dibangun masih menjadi perdebatan. Mungkin saja tempat ini digunakan untuk upacara keagamaan atau pertemuan. Situs ini dibangun jauh sebelum tulisan ditemukan, jadi tidak ada catatan sejarah yang ada.
2. Avebury
Situs Avebury awalnya memiliki lingkaran batu dengan diameter sekitar 1.378 kaki (420 meter) yang menjadikannya lingkaran batu terpanjang yang diketahui di dunia, tulis tim ilmuwan dalam sebuah makalah tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Antiquity.
Di dalam lingkaran batu ini terdapat sisa-sisa dua lingkaran batu yang lebih kecil, yang masing-masing berdiameter sekitar 328 kaki (100 m).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah