Suara.com - PT LG Electronics Indonesia (LG) menegaskan kesiapannya memperkuat posisinya di sektor pendingin udara (AC) di Indonesia.
Hal ini khususnya dilakukan dengan memperbesar varian solusi bagi kebutuhan pendingin udara di sektor bisnis atau pasar komersial.
Sebagai langkah nyata, LG bersiap memberikan pilihan yang lebih luas kepada pelanggan melalui produk Single Commercial AC.
Mencakup didalamnya kategori Floor Standing, 4 Way Cassette, dan Ceiling Concealed Duct.
Masing-masingnya hadir dengan variasi kapasitas pendinginan dan pilihan teknologi inverter maupun non inverter.
Menurut Mike Kim, Product Director ES of LG Electronics Indonesia, langkah ini menjadi upaya LG untuk selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia melalui inovasi.
"Dengan portfolio produk pendingin udara yang semakin lengkap, akan semakin memperkuat posisi LG sebagai solusi utama kebutuhan pendingin udara bagi berbagai segmen pasar," ujarnya.
Untuk varian Floor Standing Non Inverter LG, hadir dengan teknologi Wide Airflow.
Keberadaannya memberi kemampuan AC berbentuk tinggi menjulang yang peletakannya di lantai ini, mengalirkan udara sejuk hingga 18 meter.
Tak hanya itu, pola 4 Dimensi, hembusan udara bergerak horisontal maupun vertikal, membuatnya mampu menyaput keseluruhan ruang.
Single Floor Standing LG terbaru ini akan hadir dengan kapasitas pendinginan mulai dari 2 ½ PK hingga 5 PK.
Keluasan pilihan ini dilakukan, memastikannya dapat memenuhi kebutuhan berbagai ruang komersial, seperti halnya cafe atau kantor skala menengah.
Single 4 Way Cassette Non inverter LG disisi lain, menjadi solusi LG bagi kebutuhan pendingin udara kelas komersial yang lebih mempertimbangkan estetika keseluruhan ruang dengan tanpa mengorbankan unsur performanya.
Penempatannya yang menempel pada langit-langit, membuatnya tak perlu ruang di lantai maupun dinding tak mengganggu estetika keseluruhan interior.
Meski demikian, penempatannya ini tak mengurangi performanya.
Bahkan, LG pun membenamkan teknologi Wide Airflow dengan sudut hembusan mencapai 88 derajat.
"Selain membuat jangkauannya jauh, teknologi ini juga membuat pendinginan merata menyebar ke seluruh bagian ruang," ujar Edy Sucipto, Department Leader ES CAC of LG Electronics Indonesia, Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Walaupun penempatan di langit-langit, inovasi LG pada rancang bangun AC ini, membuat pengguna tidak bakal kesulitan dalam melakukan perawatan berkala.
Single 4 Way Cassette Non inverter LG tersedia dari kapasitas pendinginan 2PK hingga 5PK.
Beranjak pada Single Ceiling Concealed, meniadi jawaban LG bagi sistem AC untuk kebutuhan tata ruang luas.
Unit indoor yang tersembunyi pada bagian atas dinding, membuatnya mampu menjaga keseluruhan desain interior ruang.
Peletakannya yang berbaris, membuatnya menjaga ruangan dalam suhu yang sama dengan lebih efisien dan efektif.
Hal inilah yang membuatnya menjadi pilihan tepat bagi kantor, ritel, hotel atau fasilitas pendidikan.
"Peletakan unit indoor yang tersembunyi dibenamkan pada bagian atas dinding, membuatnya tak memakan ruang lantai," kata Yohanes Halim, Channel Sales ES CAC of LG Electronics Indonesia.
Dia menambahkan, memberikan peluang pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan ruang dengan tanpa mengorbankan kenyamanan udara didalamnya.
Menurutnya, langkah LG dalam memperluas varian produk pendingin udara untuk kebutuhan pasar komersial ini pun diikuti dengan penguatan layanan purna jual.
Tak hanya dengan menambah sumber daya manusia, namun juga membuat tim khusus yang didedikasikan untuk perawatan dan perbaikan unit pendingin udara bagi kebutuhan komersial ini.
"Berbekal koleksi produk yang kian lengkap dan dukungan ketangkasan lebih dalam memberi layanan purna jual, kami sangat optimis untuk terus memperkuat dominasi LG dalam pasar pendingin udara di Indonesia," pungkas Rionaldo, Product Marketing ES CAC of LG Electronics Indonesia.
Berita Terkait
-
TV Raksasa 98 Inci! LG 98QNED89 Resmi Dirilis, Bonus StandbyME
-
QNED TV, Inovasi Teknologi Quantum Dot dan NanoCell Berbasis AI
-
6 Produk LG 2024 Koleksi CES dan Kategori Baru, Siap Gebrak Tanah Air
-
Penutup Rangkaian Better Life for All, LG Distribusikan 3.000 Paket Makanan
-
Tunjukkan Konsistennya, LG Raih TKDN Digital Display hingga 43,45 Persen
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu