Suara.com - HyperOS pada perangkat Xiaomi memiliki banyak sekali penyesuaian, salah satunya adalah penginstalan aplikasi sistem mod. Jika pengguna ingin menginstal aplikasi sistem yang dimodifikasi pada HP Xiaomi, ada beberapa langkah tambahan yang perlu dilakukan.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Sabtu (1/2/2025), berikut ini cara menginstal aplikasi sistem yang dimodifikasi pada HyperOS menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga:
1. Instal HyperCeiler
HyperCeiler adalah modul yang melepaskan kemampuan penyesuaian tersembunyi dari HyperOS. Untuk memulai, unduh dan pasang HyperCeiler.
Sebelum melakukannya, pastikan pengguna memiliki perangkat Xiaomi yang sudah di-root karena HyperCeiler memerlukan akses root untuk modifikasi komponen sistem.
2. Konfigurasi pengaturan HyperCeiler
Setelah HyperCeiler terinstal dan aktif, aktifkan penginstalan APK sistem yang dimodifikasi dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka HyperCeiler di perangkat.
- Pilih System Framework > Package Manager Service. Di bagian ini, aktifkan semua opsi yang tersedia.
Kemudian buka System Framework > Other > Use Android Package Installer. - Reboot.
Pengaturan di sini memastikan bahwa HyperOS akan memungkinkan pengguna menginstal dan mengelola APK sistem yang dimodifikasi dengan lancar.
3. Instal APK sistem yang dimodifikasi
Baca Juga: Fitur Kamera Samsung Galaxy S25 Diprediksi Hadir ke Ponsel Lawas
- Unduh APK sistem yang dimodifikasi untuk instalasi.
- Buka file APK dengan Android Package Installer bawaan.
- Ikuti petunjuk instalasi.
Perubahan yang dilakukan melalui HyperCeiler memastikan bahwa perubahan tersebut mempertahankan APK yang dimodifikasi sebagai bagian dari sistem dan sepenuhnya dapat dikenali oleh HyperOS.
Dengan menginstal aplikasi sistem yang dimodifikasi, pengguna dapat membuka kunci fungsionalitas yang diperluas, kustomisasi UI, atau peningkatan kinerja di luar pengaturan bawaan. Dengan alat seperti HyperCeiler, HyperOS menjadi platform yang tangguh bagi para pengguna yang menginginkan control penuh.
Pastikan pengguna telah melakukan pencadangan lengkap sebelum memodifikasi komponen sistem untuk menghindari potensi masalah. Selain itu, hanya unduh APK modifikasi dari sumber yang memiliki reputasi baik untuk meminimalkan risiko keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact
-
69 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Juni 2026: Klaim Diamond, Cek VAR, dan Lightning Kickoff
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!