Suara.com - Xiaomi secara resmi meluncurkan HyperOS pada akhir 2023, mengubah nama MIUI menjadi sistem operasi yang kini dikenal. Di balik perubahan nama tersebut, Xiaomi bertujuan untuk memiliki OS terpadu yang bisa digunakan seluruh perangkatnya dan di bawah ekosistem HyperConnect. Namun, rupanya Xiaomi masih mempertahankan konvensi penomoran MIUI. Dengan kata lain, HyperOS 3 sebenarnya adalah MIUI 17.
Walaupun Xiaomi secara publik menghentikan penggunaan nama MIUI, tetapi jalur pengembangan internalnya terus menggunakan skema penomoran versi MIUI tradisional.
Sebagai contoh, HyperOS 1 adalah MIUI 15 dan HyperOS 2 mirip dengan MIUI 16 karena penomoran versi dalam program sistem dimulai dengan 16 dalam pembaruan internal di Xiaomi. Karena itu, HyperOS 3 akan menjadi MIUI 17.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Senin (10/2/2025), ada alasan lain untuk membuktikan hal ini. Salah satu bukti penting muncul dalam bentuk aplikasi sistem Xiaomi. Saat Xiaomi merilis pembaruan untuk sistem operasinya ke versi baru, versi aplikasi sistemnya akan sesuai dengan versi MIUI.
Selama ini, terlihat bahwa HyperOS 1 memiliki versi aplikasi sistem yang dimulai dari 15 dan HyperOS 2 pun memiliki program sistem yang ditingkatkan ke versi 16. Selain itu, beberapa kode firmware Xiaomi secara khusus merujuk ke MIUI 17.
Xiaomi mungkin telah menghentikan penggunaan nama MIUI di depan publik, tetapi versi MIUI masih menjadi bagian integral dari pengembangan perangkat lunak internal. Sistem ini membantu menjaga kesinambungan pembaruan perangkat lunak, kompatibilitas aplikasi, dan pengembangan UI.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Maret 2026: Ada 700 Rank Up, Gems, dan Pemain UEFA
-
Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harga Samsung Galaxy A57 dan A37 Nanti?
-
Hargaa iPhone Terbaru Pasca Lebaran 2026, Naik hingga Rp1,5 Juta
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 Maret 2026: Raih Skin Beat, Desert, dan 8 Luck Royale
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI Kelas Flagship dan Update hingga 6 Tahun
-
4 HP Murah Tahan Air Terbaru Maret 2026 dengan Sertifikasi IP68 dan IP69
-
PB ESI Bentuk Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026
-
Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!
-
5 Rekomendasi HP Harga 2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar