Suara.com - Video lawas Anies Baswedan dan Pandji Pragiwaksono yang membahas dukungan harus dibayar viral lagi di media sosial. Netizen lantas memuji bila komika sekaligus presenter Pandji Pragiwaksono sangat visioner.
"Pandji sang visioner," tulis @feedemady. Sebagai informasi, netizen saat ini sedang mengumandangkan tagar #IndonesiaGelap di X. Video lawas tersebut viral bersamaan dengan tagar Indonesia Gelap dan Adili Jokowi. Perlu diketahui, netizen di X mengkritisi teriakan Prabowo yang berbunyi 'Hidup Jokowi!' di HUT Gerindra beberapa waktu lalu.
Tak berselang lama, tagar #AdiliJokowi juga viral di media sosial. Kritikan ke pemerintah dan aparat semakin riuh usai ramai lagu berjudul 'Bayar, Bayar, Bayar' dari Sukatani.
Akun @feedemady membagikan ulang video lawas dari kanal YouTube Anies Baswedan. Video ini membahas mengenai relawan yang tak perlu dibayar pada 2014 lalu.
Meski berumur lebih dari 10 tahun, namun netizen menganggap bahwa konten video jadul itu menggambarkan situasi pada 2025. Salah satu pemeran dengan tulisan 'Boko' bahkan dianggap sebagai persatuan 'Prabowo dan Jokowi'.
Video menampilkan Anies yang sedang mengobrol dengan Pandji. Seorang pemeran nampak menerima banyak uang dari sang komika. "Itu semua dukungannya dibayar pak?" tanya Anies. "Ya zaman sekarang harus gitu pak," jawab Pandji Pragiwaksono.
"Boko pilihanku! Hidup Boko!" teriak seorang pria usai menerima uang. "Saya tidak setuju pak. Sekarang ini, ada lebih dari 18 ribu relawan turun tangan yang dibayar nol rupiah. Kita harus kembalikan pertandingan ini menjadi pertandingan ide, gagasan, bukan pertandingan rupiah," ungkap Anies Baswedan. Postingan video lawas Anies dan Pandji viral di X setelah memperoleh ribuan retweet. Unggahan viral itu menuai beragam komentar dari netizen.
"Bener. Bowo Joko fusion, jadi Boko," tulis @ac**a**i93.
"Menyala kali. Pandji terbukti visioner!" puji @Cos**c**ity.
Baca Juga: Narasi Tandingan Tagar 'Indonesia Gelap' Beredar, Netizen Serang Akun Diduga Buzzer
"Yang Prabowo joget juga udah diramal sama beliau, emang visioner," komentar @U**m*an3.
"Itulah makanya yang miskin tetap dibuat miskin, biar praktik ini bisa terus berlanjut," pendapat @na**a**nada.
Berita Terkait
-
Analisis Said Didu Soal Indonesia Gelap: Prabowo Terkena Umpan, Jokowi Aman
-
Bela Band Punk Sukatani, Ananda Badudu: Yang Ngejek Mereka Pasti Belum Tau Rasanya Ditangkap Polisi
-
Anies Pamer Pergi ke Yordania, Warganet: Ikut Kabur Aja Dulu?
-
Beda Nasib dari Pandji Pragiwaksono, Komika Ini Malah Kena Kritik saat Bersimpati ke Sukatani
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul