Suara.com - Berbeda dari Pandji Pragiwaksono, simpati komika Egi Haw untuk grup band Sukatani tidak disambut hangat oleh sebagian kalangan warganet.
Seperti diketahui, beberapa komika ikut menyoroti polemik lagu grup band Sukatani berjudul 'Bayar Bayar Bayar'. Mereka ramai bersimpati karena adanya dugaan intimidasi yang diterima para personil Sukatani.
Beberapa komika tersebut di antaranya adalah Pandji Pragiwaksono, Gilang Bhaskara, Soleh Solihun, Yudha Keling, dan Adjis Doa Ibu.
Selain karena status founder komunitas standup Indo, simpati Pandji Pragiwaksono kepada Sukatani disambut hangat warganet karena riwayatnya yang vokal mengkritik pemerintah.
"Gue dan Pangeran Siahaan tahu betul apa respons polisi ketika bawain lagu gue yang berjudul 'Atas Nama Kebenaran' tentang polisi korup di depan sekumpulan polisi," kata Pandji Pragiwaksono.
Selaras dengan Pandji Pragiwaksono, Egi Haw juga berniat untuk mengutarakan perasaan simpati kepada para member grup band Sukatani.
"Kami bersamamu Sukatani," tutur Egi Haw.
Dalam akun media sosial pribadinya, Egi Haw melempar kritik diduga kepada institusi Polri atas isu mengintimidasi grup band Sukatani.
"Sama mafia tunduk, tapi sama lagu takut," sambung Egi Haw.
Baca Juga: Isu Diincar Aparat, Vokalis Sukatani Kabarnya Dipecat dari Pekerjaannya Sebagai Guru
Akan tetapi, simpati Egi Haw untuk grup musik Sukatani tampaknya tidak mendapat sambutan hangat dari warganet layaknya yang diterima Pandji Pragiwaksono.
Pasalnya, Egi Haw memiliki riwayat keberpihakan kepada salah satu paslon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2024 lalu.
"Gak usah sok asyik riding the wave lu buzzer 02 omke gas die hard," tulis akun @itsquaileggs, dilansir pada Jumat (21/2/2025).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian netizen tampak mengkritik sikap Egi Haw yang terkesan oportunistik.
"Normalisasi cancel buzzer 02," tulis seorang netizen. "Tolong kalian selalu cap begitu ya. Itu tanda lahir mereka sekarang. 02 voters, cap terus begitu," ujar netizen lain.
"Buzzer akan selamanya jadi buzzer, gak ada buzzer tobat. Dosa yang dia buat tetap ada dan nyata. Kontennya bukan benar-benar berada di pihak rakyat," ucap netizen lain.
Berita Terkait
-
Profil Twister Angel dan Alectroguy: Personel Sukatani Pencipta Lagu Bayar Bayar Bayar
-
Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Band Sukatani Ditarik, Kapolri Klaim Ada Kesalahpahaman: Polri Tidak Anti Kritik
-
Apa Itu Kode 1312 dan Arti ACAB di Kasus Band Sukatani?
-
Soroti Polemik Sukatani, Pandji Pragiwaksono Beri Reaksi Tak Terduga: Gue Tahu Betul...
-
Isu Diincar Aparat, Vokalis Sukatani Kabarnya Dipecat dari Pekerjaannya Sebagai Guru
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal