Suara.com - AKG Entertainment sebagai agensi eksklusif Young Toys di Indonesia, menyambut penayangan musim terbaru seri animasi Kongsuni di Indonesia.
Kongsuni merupakan salah satu intellectual property (IP) milik Young Toys dari Korea Selatan yang menceritakan tentang kisah sehari-hari anak perempuan bernama Kongsuni dan imajinasinya untuk menjadi apa saja, mulai dari pilot, koki, hingga pahlawan super.
Kongsuni musim keempat disiarkan di Rajawali TV (RTV), mulai Senin 24 Februari 2025 dan dijadwalkan untuk tayang Senin sampai Jumat, setiap pukul 06.00 WIB.
“Kongsuni yang diceritakan berusia lima tahun adalah anak perempuan yang sangat kreatif dan pandai mengekspresikan perasaan dan imajinasinya. Baginya, setiap hari adalah petualangan seru dan ia juga selalu menemukan sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Di sisi yang lain, biarpun ia asyik sendiri dengan dunianya, tapi ia ternyata tetap dekat dengan keluarganya,” ujar Christina Lim, General Manager AKG Entertainment.
“Hal inilah yang mendorong AKG Entertainment untuk terus memperkenalkan dan meningkatkan kehadiran Kongsuni di tengah anak-anak dan juga keluarga Indonesia, termasuk dengan mendukung penyiaran seri animasinya di stasiun televisi nasional. Tingkah polah yang ditunjukkan oleh Kongsuni kami harap dapat menginspirasi dan menciptakan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di Indonesia,” tambah Christina.
Awalnya, Kongsuni merupakan boneka yang digemari anak perempuan di Korea. Boneka ini merupakan produk andalan yang dirilis oleh produsen mainan anak Young Toys pada tahun 1999.
Pada Desember 2014, animasi edukasinya yang berjudul Cheerful Kongsuni untuk pertama kalinya ditayangkan di Korea.
Penayangan animasi Kongsuni semakin mempopulerkan kehadirannya di dunia anak-anak. Di Korea sendiri, cakupan media Kongsuni di media Korea Selatan—termasuk TV dan layanan OTT—hampir mencapai 90%. YouTube Kongsuni Korea Selatan saat ini telah mencapai jumlah 5,69 juta pelanggan.
Tidak hanya itu, kehadiran Kongsuni juga telah menjangkau ke Tiongkok, Asia Tenggara, Rusia, negara-negara pecahan Uni Soviet, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Utara.
Baca Juga: Pokemon TCG Rilis Festival Terastal ex, Cek Apa Isinya
“Ke depannya, kami berusaha agar kepopuleran Kongsuni dan intellectual property lainnya dari Young Toys, seperti Tobot dan Secret Jouju, dapat terus meningkat di Indonesia. Posisi Young Toys sebagai salah satu produsen mainan anak terbesar di Korea Selatan, membuat kami yakin bahwa nilai-nilai baik yang diperkenalkan Young Toys lewat produk-produknya di Korea dapat juga dibawa ke Indonesia,” ujar Christina.
Selain seri animasinya, saat ini Kongsuni juga sudah dapat ditemukan melalui berbagai platform di Indonesia. Di antaranya adalah mainan fisik dan boneka Kongsuni yang telah didistribusikan melalui gerai ritel mainan anak nasional dan juga YouTube Kongsuni berbahasa Indonesia yang telah mengudara sejak Juni 2024 lalu.
Berita Terkait
-
Pokemon TCG Rilis Festival Terastal ex, Cek Apa Isinya
-
Pekan Terakhir Pokemon Festival 2024, Hadirkan Final Raffle Day dan Enamel Pin
-
Pokemon Festival 2024 Hadir di Indonesia, Catat Tanggalnya!
-
Pokemon TCG Academia Hadir di Depok, Ajak Penggemar Belajar dan Bermain
-
Karakter Pokemon Mampu Eksis Puluhan Tahun, Ternyata Ini Rahasianya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan