Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Gibran Rakabuming terpantau kerap melakukan kunjungan untuk meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah, mulai dari SD hingga SMA. Dalam kunjungan tersebut, tak jarang Gibran Rakabuming melakukan interaksi dengan anak-anak.
Dalam video yang beredar di media sosial, terekam kerumunan bocah SD yang histeris saat bertemu dengan putra sulung Jokowi tersebut. Rekaman yang dibagikan ulang oleh akun X @Franken_blues memperlihatkan sejumlah siswa SD yang berbaris di pinggir jalan untuk menunggu kedatangan Gibran Rakabuming.
Saat mobil yang ditumpanginya berhenti dan Gibran Rakabuming terlihat turun dari kendaraan, para murid SD tersebut berteriak histeris.
"Huwaa! Huwaa... bapak! Pak, nengok ke sini, pak! Pak Gibran! Mimpi apa gue," teriak salah satu bocah SD yang merekam video tersebut.
Kehadiran Gibran Rakabuming langsung disambut meriah, tak sedikit bocah SD yang berebut untuk salim dengannya. Saat ditelusuri, kunjungan tersebut dilakukan di Ciracas, Jakarta Timur, pada 19 Februari 2025.
"Pak Gibran... Pak Gibran! Aduh mimpi apa gue... pelajar-pelajar SD tampak begitu histeris bisa bertemu langsung dengan Mas Wapres @gibran_tweet," tulis pemilik akun.
Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari pengguna X lainnya. Sebagian besar warganet mempertanyakan peran Gibran Rakabuming sebagai Wapres Indonesia karena terlalu sering terlihat hanya mengunjungi sekolah.
Mayoritas publik mendesak Gibran Rakabuming untuk melakukan kunjungan ke universitas dan berdiskusi dengan para mahasiswa untuk mendengar masukan dari rakyat, terlebih setelah meletusnya demo bertajuk Indonesia Gelap.
"Gaya marketingnya fufufafa dalam upaya menjaring bibit-bibit suara calon pemilihnya 5 atau 10 tahun ke depan. Boleh juga nih wkwk," komentar @arela********
Baca Juga: Bacakan Pantun di Retreat Kepala Daerah, Gibran Tuai Kritikan: Masih Banyak yang Berkualitas
"Coba dah sesekali ke kampus UGM, UI, atau kemana aja diskusi dengan kalangan kampus untuk bahas situasi bangsa saat ini. Kalau ke sekolahan cukup Pak Abdul Mu'ti aja juga bisa," tambah @omp***********
"Kualitas otak itu ditentukan juga dari kumpulannya. Beraninya ya ngunjungin anak-anak," timpal @mfah**_****
"Belum pernah lihat kunjungan Wapres ke kampus-kampus. Belum atau nggak berani ya?" tulis @moa***********
"Hahahah cuma level SD, ya beraninya berarti cuma segitu," sambung @pas****
"Anak SD mah nggak tau apa-apa. Coba ke kampus-kampus mana berani," sahut @gerry*******
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung