Tapi nilai plusnya, Moto G45 terasa mulus saat dipakai untuk scroll media sosial ataupun browsing internet berkat refresh rate 120Hz.
Kamera
Motorola Moto G45 tampil dengan dual kamera utama 50MP dan makro 2MP di bagian belakang. Sedangkan sisi depan ada kamera selfie beresolusi 16MP.
Kamera Moto G45 bisa melakukan tugasnya dengan baik sebagai HP Rp 2 jutaan. Untuk kondisi foto luar ruangan di siang hari, lensa 50MP bisa menangkap gambar dengan tajam, warna juga terlihat alami.
Tapi jika untuk membidik objek yang bergerak seperti kerumunan orang, Moto G45 tampaknya kewalahan. Sebab saat tombol shutter ditekan, butuh waktu sekitar satu detik. Jadi ada sedikit delay.
Walhasil ada noise apabila mengambil subjek yang bergerak, misal orang yang berbayang. Kendala ini makin terasa ketika pengambilan dilakukan di kondisi malam hari.
Untuk mengambil foto malam dengan kondisi cahaya redup, kami harus membidik dengan stabil. Efek mode malam sedikit membantu hasil foto menjadi lebih baik, tapi lagi-lagi pengambilan gambar harus sestabil mungkin.
Kamera makro 2MP juga demikian. Objek harus sestabil mungkin dan pengambilan gambar seperti bunga mesti dilakukan dari jarak dekat. Kami harus mengambil beberapa kali sebelum akhirnya bisa mendapatkan hasil foto terbaik.
Berikut hasil kamera Moto G45:
Performa dan software
Motorola Moto G45 diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon 6s Gen 3 yang dipasangkan dengan RAM 8GB dan ROM 256GB. Sistem operasinya adalah Android 14 murni, berbeda dari OS ponsel lain seperti HP China yang dimodifikasi lagi.
Baca Juga: Review Anime Kill la Kill, Ketika Pakaian Menjadi Simbol Perjuangan
Dari spek tersebut, mulanya saya sempat meragukan performa Moto G45. Tapi ketika diuji, ponsel tersebut ternyata sangat lancar untuk dipakai dalam aktivitas sehari-hari.
Misalnya, untuk membuka banyak aplikasi, lalu scroll media sosial, hingga browsing artikel, semuanya bisa dilakukan dengan mulus. Biasanya, kami perlu menyalakan fitur RAM ekspansion untuk membuat HP lebih luwes, tapi nyatanya itu tak perlu dilakukan di Moto G45.
Kami lalu melakukan uji performa lewat aplikasi benchmark seperti AnTuTu v10 dan Geekbench 6. Skor AnTuTu Moto G45 bisa mencapai 462.872, yang bisa dibilang di atas rata-rata dari HP Rp 2 jutaan lain.
Lalu di Geekbench 6, skor CPU Moto G45 bisa mencapai 938 untuk single-core dan 2.143 untuk multi core. Untuk performa GPU, skornya mencapai 1.510.
Saat dites main Mobile Legends, Moto G45 bisa menjalankan mode Frame Rate 'Super' dan Grafis 'Tinggi'. Memang opsi ini tidak 'rata kanan' ala HP gaming, tetapi sudah amat cukup jika dimainkan berlama-lama.
Satu hal yang patut diapresiasi dari Moto G45 ini adalah aplikasi bawaan yang disediakan Motorola, namanya adalah Smart Connect. Aplikasi ini bisa menghubungkan ponsel dengan perangkat lain seperti PC, laptop, monitor, atau tablet.
Smart Connect ini sangat memudahkan kami untuk melakukan pekerjaan mobile dari HP ke laptop, atau sebaliknya. Aplikasi ini memungkinkan perpindahan data atau foto lebih cepat, hingga mengontrol ponsel dan/atau PC dari salah satu perangkat saja.
Selain itu, ponsel ini juga bisa dipakai untuk menjadi webcam alias kamera laptop. Fitur tersebut amat memudahkan aktivitas seperti meeting online karena kamera ponsel tentu lebih jernih dari laptop bawaan.
Untuk menikmati fitur ini, laptop atau PC kalian juga harus memiliki aplikasi Smart Connect. Jadi kalian harus mengunduhnya (download) lebih dulu di toko aplikasi seperti Microsoft Store.
Baterai
Motorola Moto G45 memiliki baterai berkapasitas 5.000mAh yang support charger 18W. Tapi di dalam dusnya, Motorola memberikan charger dengan kecepatan 20W.
Sebagaimana standar baterai 5.000mAh, ponsel ini bisa bertahan seharian untuk aktivitas ringan seperti menjelajahi internet, media sosial, ataupun menonton video. Tapi untuk main game Mobile Legends selama 20 menit, baterainya habis sekitar 10 persen.
Satu hal yang amat kami sayangkan ada di kecepatan charger 18W, di mana pengisian daya dari 0 ke 100 persen bisa memerlukan waktu hingga dua jam lebih.
Kesimpulan
Kehadiran Moto G45 menjadi debut yang manis untuk Motorola ke pasar Indonesia setelah vakum sejak 2017 silam. Ponsel ini menambah warna baru sebagai HP Rp 2 jutaan yang sudah lebih dulu ramai di Tanah Air.
Dimulai dari desainnya yang tampil premium berkat kehadiran panel kulit, susunan kamera belakang simpel, membuatnya terlihat elegan sebagai HP Rp 2 jutaan. Itu makin disempurnakan dengan logo M khas Motorola yang ada di bagian belakangnya.
Prosesor Snapdragon 6s Gen 3 yang sempat kami pandang sebelah mata pada awalnya, ternyata bisa lebih baik di Moto G45. Sistem operasi Android 14 yang murni juga membuatnya lebih simpel dipakai.
Untuk standar HP Rp 2 jutaan, Snapdragon 6s Gen 3 yang ada di Moto G45 bisa mencapai performa rata-rata di kelas ponsel yang sama. Kamera serta baterai 5.000mAh Moto G45 pun masih terbilang bagus.
Tapi yang perlu jadi catatan adalah aspek layar. Selain bezel tebal dan dagunya yang menonjol, Moto G45 masih mengusung layar jenis IPS LCD dengan resolusi hanya HD+.
Kelemahan lainnya juga ada di aspek kamera. Entah kenapa Moto G45 perlu delay satu detik hanya untuk pengambilan gambar. Di kondisi malam hari juga lensanya masih lemah.
Terakhir ada di kecepatan charger yang hanya 18W. Kalian harus memerlukan waktu hingga dua jam untuk mengisi daya ponsel dari 0-100 persen. Padahal di HP kelas Rp 2 jutaan lain, sudah banyak perangkat yang mendukung charger cepat.
Dari plus minus di atas, Moto G45 tentu masih layak beli, terutama bagi kalian yang kangen dengan perangkat Motorola. Harga Moto G45 dibanderol Rp 2.599.000, yang kini mendapatkan diskon Ramadhan menjadi Rp 2.399.000.
Berita Terkait
-
Review Anime Kill la Kill, Ketika Pakaian Menjadi Simbol Perjuangan
-
Review Anime Edens Zero Season 2, Petualangan Lintas Waktu
-
Review Film Jagal Teluh: Ngerinya Ritual hingga Balas Dendam!
-
Review Film 'Kinda Pregnant': Ketika Pura-Pura Hamil Berujung di Drama
-
Review Anime Great Pretender, Permainan Tipu Daya Para Penipu Ulung
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya
-
Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems
-
Cuma Rp2 Jutaan, 3 Tablet 'Spek Dewa' yang Direkomendasikan David GadgetIn