Suara.com - Drone mempunyai banyak fungsi, salah satunya untuk menunjang UMKM. Berikut terdapat penjelasan mengenai bagaimana drone digunakan di UMKM Indonesia.
Sebagai informasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting perekonomian Tanah Air. Data pada 2024 mengungkap bila jumlah UMKM di Indonesia sudah mencapai 65 juta unit usaha.
Meski kebanyakan sederhana, tak sedikit usaha mikro yang melibatkan teknologi dan konektivitas internet. Drone sendiri juga dapat digunakan untuk menunjang UMKM.
Apa Itu Drone?
Sebelum membahas kegunaan drone di UMKM, kita harus mengetahui apa itu drone. Secara definisi, drone bisa dikategorikan sebagai mesin terbang dengan kendali jarak jauh oleh pilot.
Drone juga dapat berarti pesawat nirawak atau pesawat tanpa awak yang mampu dikendalikan atau menerima perintah jarak jauh. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone memakai hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya agar dapat terbang ke atas.
Drone biasanya dibekali dengan beberapa sensor termasuk navigasi dan kamera. Di bidang militer, drone sangat berguna untuk misi pengintaian hingga penyerangan. Drone atau UAV dapat meminimalisir korban jiwa dalam peperangan. Selain militer, drone sangat berguna di bidang fotografi, videografi dan geografi.
Bagaimana Drone Digunakan di UMKM Indonesia?
Drone juga dapat berperan untuk menunjang UMKM terutama terkait bidang promosi. Meski begitu, UMKM harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli drone.
Baca Juga: Basarnas Kerahkan Personel hingga Drone Tinjau Titik Banjir Bogor-Jakarta
Harga drone yang berkualitas berkisar Rp 3,5 juta hingga Rp 20 jutaan. Namun ada pula drone yang mempunyai harga di atas Rp 100 juta. Drone super mahal itu biasanya memiliki fungsi pelacakan, pengintaian, hingga penunjang logistik.
Drone kerap menjadi andalan bagi UMKM yang bergerak di sektor kreatif seperti fotografi dan videografi. Mereka memakai drone untuk mengambil gambar dan video dari sudut pandang udara yang unik. Hal ini sangat berguna untuk promosi pariwisata, properti, dan acara.
UMKM juga bisa memakai drone untuk menampilkan pemandangan tempat usaha dari udara. Bentuk promosi seperti itu dapat menarik banyak pengunjung. Desa wisata yang menaungi banyak UMKM juga dapat menggunakan drone untuk memperlihatkan pemandangan yang lebih luas.
Drone turut berfungsi bagi lembaga atau perseorangan yang menawarkan jasa pemetaan. Alat tersebut berguna untuk pemetaan udara dan survei lahan. Ini sangat membantu untuk perencanaan tata ruang, pemantauan lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam.
Pada bidang pertanian, drone digunakan untuk pemetaan lahan, pemantauan pertumbuhan tanaman, penyemprotan pestisida dan pupuk, serta pengawasan irigasi. Hal ini membantu petani meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan hasil panen.
Salah satu contoh yaitu penggunaan drone di Merauke. Drone digunakan untuk penyebaran pupuk di sawah sebagai implementasi konsep pertanian pintar atau smart farming. Pemakaian drone untuk usaha pertanian sempat dipantau langsung oleh Presiden RI ke-7 Jokowi pada Juli 2024. Drone saat itu digunakan untuk menabur pupuk di hamparan sawah seluas 40.000 hektare.
Perlu digarisbawahi, pengoperasian drone memerlukan keterampilan khusus. Ini membuat pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi penting bagi UMKM yang ingin memanfaatkan teknologi drone.
Penggunaan drone dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas UMKM, tetapi penting untuk mematuhi peraturan yang berlaku dan menggunakan drone secara bertanggung jawab.
Berita Terkait
-
Serangan Drone Israel Tewaskan 2 Warga Palestina di Gaza, Gencatan Senjata Goyah
-
BYD Sealion 7 Kini Dibekali Sistem Navigasi Drone Pantau Rute Perjalanan
-
Kolaborasi Kedubes Inggris dan BRI Researh Institute, Berdayakan UMKM Lewat Digitalisasi
-
EasyCash Telah Salurkan Pinjaman Rp65,14 Triliun ke 7,35 Juta Nasabah
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot