Suara.com - Dua warga Palestina tewas dalam serangan pesawat nirawak Israel di wilayah tengah Rafah di Jalur Gaza selatan, kata petugas medis dan media Hamas pada hari Senin.
Israel menghadapi kritik tajam karena menghentikan masuknya semua makanan dan pasokan lainnya ke Gaza pada hari Minggu dan memperingatkan "konsekuensi tambahan" bagi Hamas jika gencatan senjata yang rapuh tidak diperpanjang.
Mediator Mesir dan Qatar menuduh Israel melanggar hukum humaniter dengan menggunakan kelaparan sebagai senjata.
Tahap pertama gencatan senjata menyaksikan lonjakan bantuan kemanusiaan setelah berbulan-bulan kelaparan meningkat.
Hamas menuduh Israel mencoba menggagalkan tahap berikutnya pada hari Minggu beberapa jam setelah tahap pertama berakhir dan menyebut keputusan Israel untuk menghentikan bantuan sebagai "kejahatan perang dan serangan terang-terangan" terhadap gencatan senjata yang membutuhkan negosiasi selama setahun sebelum berlaku pada bulan Januari.
Pada tahap kedua, Hamas akan membebaskan puluhan sandera yang tersisa sebagai imbalan atas penarikan pasukan Israel dari Gaza dan gencatan senjata yang langgeng.
Negosiasi pada tahap kedua dimaksudkan untuk dimulai sebulan yang lalu tetapi belum dimulai.
Berita Terkait
-
Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina
-
Menang Oscar, Kreator No Other Land Desak untuk Hentikan Serangan Genosida ke Palestina
-
Arab Saudi Kecam Israel atas Pemblokiran Bantuan ke Gaza
-
Arab Saudi Kecam Israel atas Pemblokiran Bantuan ke Gaza, Sebut sebagai Pemerasan
-
Pemimpin Houthi Bongkar Pelanggaran Israel dan Konspirasi AS di Timur Tengah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar