Bruce Parker, mantan ilmuwan utama National Oceanic and Atmospheric Administration, percaya bahwa Musa menggunakan pengetahuannya tentang pasang surut untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir.
Namun, teori Suez tidak mendukung klaim dalam Kitab Keluaran bahwa angin timur membelah laut. Dalam laporan yang diterbitkan di PLOS One, Drews mengusulkan Danau Tannis di Delta Nil sebagai lokasi yang paling mungkin untuk peristiwa Alkitab ini.
Danau ini sesuai dengan terjemahan alternatif Alkitab Ibrani yang menyebut "laut alang-alang," bukan "Laut Merah," karena alang-alang tumbuh subur di perairan payau tersebut.
Drews menjelaskan, "Pemodelan laut dan laporan dari tahun 1882 menunjukkan bahwa angin kencang di atas Delta Nil timur akan meniup dua meter air, memperlihatkan daratan kering sementara."
Struktur unik danau ini menyediakan "mekanisme hidrolik untuk membelah air."
Meskipun memiliki teori ilmiah yang masuk akal, Drews mengakui bahwa keyakinannya membuatnya percaya bahwa kisah ini tetap merupakan mukjizat.
Sebagai seorang Kristen Lutheran, ia menyatakan, "Saya selalu memahami bahwa iman dan sains dapat dan harus harmonis. Adalah tepat bagi seorang ilmuwan untuk mempelajari komponen alami dari narasi ini."
Pembahasan dari Perspektif Islam dan Al-Qur'an
Dalam Islam, kisah Musa (Nabi Musa AS) dan peristiwa pembelahan laut juga diceritakan dalam Al-Qur'an. Yaitu pada Surah Asy-Syu'ara ayat 26 hingga 63.
Baca Juga: Kamatian Patut Dirayakan dalam Buku Ikan-Ikan dari Laut Merah Karya Danarto
Pada ayat 63 itu menyebutkan: "Maka Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.' Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar."
Ayat ini menggambarkan kekuasaan Allah yang mutlak, di mana Musa diperintahkan untuk memukul laut dengan tongkatnya, dan laut pun terbelah sebagai tanda mukjizat dari Allah.
Al-Qur'an menekankan bahwa peristiwa ini adalah bukti nyata dari kekuasaan Allah, bukan sekadar fenomena alam. Meskipun penelitian ilmiah modern mencoba menjelaskan peristiwa ini melalui hukum alam, umat Islam percaya bahwa mukjizat tersebut terjadi atas kehendak Allah, yang melampaui hukum alam biasa.
Dalam Islam, mukjizat adalah tanda yang diberikan Allah kepada para nabi untuk membuktikan kebenaran risalah mereka. Kisah Musa dan Laut Merah mengajarkan tentang pentingnya iman, keteguhan, dan kepasrahan kepada Allah dalam menghadapi tantangan. Umat Islam diajarkan untuk melihat peristiwa ini sebagai pelajaran spiritual, bukan hanya sebagai fenomena historis atau ilmiah.
Dengan demikian, baik dari perspektif ilmiah maupun agama, kisah Musa membelah Laut Merah tetap menjadi sumber inspirasi dan refleksi tentang kekuasaan Tuhan dan keajaiban yang melampaui pemahaman manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran