Suara.com - Pesawat tempur dari Amerika dan Inggris telah menyerang dua lokasi di ibu kota Yaman, Sana'a, serta di provinsi Amran, menurut laporan berita.
Pasukan AS dan Inggris melaksanakan tiga serangan udara di Harf Sufyan, yang terletak di provinsi Amran utara, dan juga menargetkan daerah Jarban di Sana'a selatan pada pagi hari Kamis.
Selain itu, media lokal juga melaporkan adanya serangan udara di Distrik Alluheyah, provinsi Al Hudaydah di Yaman bagian barat.
Hingga kini, belum ada laporan yang jelas mengenai korban atau kerusakan akibat serangan tersebut.
Pasukan Yaman telah menyerang kapal kargo dan kapal yang berhubungan dengan Tel Aviv serta sekutunya, yaitu AS dan Inggris, di Laut Merah sebagai bentuk dukungan terhadap Jalur Gaza, di mana hampir 46.000 warga Palestina telah kehilangan nyawa dalam konflik yang terjadi sejak 7 Oktober 2023.
Koalisi yang dipimpin oleh AS telah melakukan serangan udara di Yaman, menargetkan infrastruktur vital seperti pembangkit listrik, pelabuhan, dan bandara internasional di ibu kota, yang dianggap sebagai respons terhadap tindakan di Laut Merah.
Berita Terkait
-
Bos Yakuza Ditangkap, Akui Perdagangkan Nuklir dan Heroin ke AS
-
Kebijakan Presiden AS Terpilih Donald Trump Buat Jeblok Nilai Tukar Rupiah Hari Ini
-
Mengaku sebagai Anak Yatim Hingga Pura-pura Mati, Drama Tersangka Pemerkosaan asal AS Akhirnya Terbongkar
-
Dollar AS Makin Perkasa Bikin Perbankan di Asia Dilema
-
Darurat! Biden Umumkan Bencana Besar di California, Korban Kebakaran Dapat Bantuan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI