Suara.com - Rekomendasi senjata jarak dekat Free Fire paling sakit ini harus diketahui para gamers.
Game Free Fire menjadi salah satu game e-Sports populer di Indonesia. Tak heran bila permainan yang dikembangkan oleh Garena, perusahaan teknologi asal Vietnam itu menjadi game mobile battle royale favorit.
Sebagai game pertempuran, ada banyak senjata yang tersebar di map selama permainan berjalan.
Garena Free Fire menyiadakan banyak senjata pilihan yang bisa dipakai untuk pertempuran jarak jauh maupun dekat. Beberapa di antaranya sangat mematikan karena akan membuat musuh langsung tumbang.
Dalam pertempuran jarak dekat, senjata yang bisa langsung membuat musuh kalah akan sangat menguntungkan digunakan. Beberapa rekomendasi senjata jarak dekat Free Fire paling sakit yang bisa dipilih.
1. M1887
Shotgun menjadi senjata jarak dekat paling mematikan. Sekali tembak bisa menimbulkan rasa sakit yang membuat musuh langsung tumbang.
M1887 bisa menjadi pilihan kamu yang suka menggunakan shotgun untuk pertempuran jarak dekat. Senjata ini didesain memiliki kemampuan reload yang sangat cepat. Memungkinkan pemain untuk segera mengisi ulang amunis. Banyak pro player yang menggunakannya.
2. M1014
Baca Juga: Zelensky Setuju Gencatan Senjata 30 Hari, Tapi Minta AS Bujuk Rusia!
Senjata shotgun selanjutnya yang dapat memberi keunggulan dalam pertarungan jarak dekat ialah M1014. Keunggulan dari senjata ini, yakni jumlah peluru yang disimpan lebih banyak dari M1887. Meskipun damage yang ditimbulkan tak sebesar shotgun sebelumnya.
3. SPAS12
SPAS12 bisa menjadi pilihan yang ingin mencari senjata dengan efek menyakitkan. Damage yang ditimbulkan lebih besar dari M1014. Kemudian mempunyai reload speed yang juga tak kalah cepat.
4. AK47
Senjata otomatis ini menjadi pilihan baik pemain pemula maupuan pro. AK47 dipilih karena memiliki recoil yang tinggi, membuat musuh tak ada kesempatan untuk menyerang balik.
5. Charge Buster
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan