Suara.com - Microsoft mengumumkan perkembangan terbaru perusahaan pada tahun 2025, dengan fokus utama pada inisiatif cloud dan AI di Indonesia.
Perkembangan ini mencakup peluncuran yang akan datang dari cloud region Microsoft di Indonesia, perluasan program pelatihan AI melalui inisiatif elevAIte Indonesia, dan upaya berkelanjutan untuk memberdayakan para changemaker dari berbagai industri untuk memanfaatkan AI dalam menciptakan dampak nyata.
“Laju pesat adopsi AI di Indonesia sangat nyata, dengan banyak individu dan organisasi tidak hanya menggunakan AI sebagai sebuah tool, tetapi juga sebagai sebuah platform untuk menciptakan solusi dan inovasi baru," ujar Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (13/3/2025).
Pada tahun 2021, Microsoft berkomitmen membangun cloud region pertamanya di Indonesia.
Lebih dari sekadar datacenter, cloud region ini akan menjadi landasan inovasi berbasis AI, menyediakan daya komputasi yang aman dan scalable bagi Indonesia.
Komitmen ini diperkuat pada April 2024 ketika Microsoft CEO & Chairman, Satya Nadella, mengumumkan investasi sebesar 1,7 miliar Dolar AS untuk mendukung ambisi cloud dan AI Indonesia.
Dijadwalkan meluncur pada kuartal kedua 2025, cloud region Microsoft di Indonesia yang dinamakan Indonesia Central, akan menjadi bagian dari jaringan global Microsoft yang memiliki lebih dari 60 cloud region—jumlah terbanyak dari penyedia cloud global.
Menurut laporan riset terbaru IDC, peluncuran Indonesia Central region akan embantu mempercepat adopsi cloud dan menciptakan nilai ekonomi sebesar 2,5 miliar Dolar AS.
Angka ini sekitar 16,5 persen dari total 15,2 miliar Dolar ASnilai ekonomi baru yang diproyeksikan akan dihasilkan oleh Microsoft, partner, dan cloud customer Microsoft selama empat tahun ke depan (2025-2028).
Selain itu, juga membantu Microsoft, partner, dan cloud customer Microsoft untuk menambahkan 106.295 pekerjaan baru dari berbagai sektor seperti manufaktur dan sumber daya, keuangan, komunikasi dan media, layanan profesional, serta pemerintahan dalam empat tahun ke depan (2025-2028).
Dengan semakin banyaknya individu dan organisasi yang mengadopsi AI, kebutuhan akan talenta yang siap menghadapi era ini pun terus meningkat.
Dalam dua tahun terakhir era baru AI, Microsoft dan partners telah membantu melatih 704.342 masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia dengan keterampilan digital yang dibutuhkan untuk berkembang di era ekonomi berbasis AI.
Upaya pengembangan keterampilan ini semakin dipercepat dengan peluncuran elevAIte Indonesia pada Desember 2024, sebuah kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk melatih 1 juta masyarakat Indonesia dengan keterampilan AI spesifik pada 2025.
Hanya dalam tiga bulan sejak peluncuran program tersebut, elevAIte Indonesia sudah menggandeng 18 mitra dari berbagai sector.
“Melalui program ini, tujuan kami adalah memastikan lebih banyak changemaker terlepas dari latar belakangnya memiliki akses terhadap keterampilan yang bisa membantu mereka berkembang di masa depan berbasis AI,” lanjut Dharma.
Tag
Berita Terkait
-
WhatsApp Kembangkan Fitur Baru Mirip ChatGPT, Bisa Ngobrol dengan Meta AI
-
Kolaborasi Ini Jadi Pertama Terapkan AI-RAN di Asia Tenggara
-
Groundhog DSP Hadirkan Iklan Digital Berbasis Teknologi AI
-
Infinix Note 50 Series Resmi Meluncur, Janjikan Performa AI Gaming dan Baterai Jumbo di Harga Rp 2 Jutaan
-
MWC 2025: Realme Berambisi Rilis 100 Juta HP AI ke Seluruh Dunia Selama 3 Tahun ke Depan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...