"Semua penggemar, apa pun latar belakangnya, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari komunitas kami," imbuh Caitlin Kang.
Tim-tim yang Berpartisipasi
Snapdragon Pro Series Mobile Masters MLBB 2025 akan menghadirkan 12 tim yang bertanding mewakili empat negara berbeda.
Masing-masing tim telah memenuhi syarat berkat penampilan terbaik mereka di SPS Mobile Challenge, MLBB Pro Invitational Stage 1, atau mewakili Indonesia melalui undangan sebagai negara tuan rumah.
Berikut adalah daftar tim-tim yang akan unjuk gigi:
1. Team Liquid ID (Undangan sebagai perwakilan tim tuan rumah)
Dengan roster yang relatif baru, tim asal Indonesia ini telah mencapai kesuksesan yang luar biasa.
Gameplay dan strategi agresif yang mereka terapkan berhasil mengalahkan sejumlah tim besar.
2. Filipina - ONIC PH (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Baca Juga: 5 Fitur Unggulan Samsung Galaxy A36 5G, Andalan dengan Snapdragon 6 Gen 3
Sebagai pemenang Snapdragon Pro Series MLBB Season 6 APAC, mereka meraih kemenangan dominan 4-0 atas tim asal Indonesia, ONIC Esports, di Grand Final.
3. Indonesia - ONIC (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Tim Indonesia ini menunjukkan dominasi di tingkat regional dengan meraih gelar juara Snapdragon Pro Series Season 3 Asia Tenggara pada bulan Juli 2024.
Mereka menampilkan performa sempurna di Grand Final, mengalahkan Bigetron Alpha 4-0.
4. Filipina - Team Falcons (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Pada bulan Februari 2025, setelah berakhirnya kerja sama mereka dengan AP.Bren, tim asal Filipina ini mengumumkan akuisisi beberapa pemain kunci dari mantan roster AP.Bren.
5. Bigetron Esports (lolos kualifikasi melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Pada akhir tahun 2024, tim asal Indonesia ini memperkuat susunan pemain mereka dengan mengakuisisi mantan pemain RSG PH, Dylan “Light” Catipon, yang diharapkan dapat meningkatkan permainan serta variasi strategi.
6. RRQ Hoshi (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Dengan roster yang relatif baru, tim Indonesia ini lolos ke SPS Mobile Masters melalui kemenangan Head-to-Head setelah melalui babak tie break sebanyak 3 kali.
7. Turki - Aurora Türkiye (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Dalam Snapdragon Pro Series Season 6 EMEA Challenge Season, tim asal Turki ini menampilkan performa yang patut dipuji berkat perkembangan dan potensi mereka di panggung internasional.
8. Turki - Papara SuperMassive (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Tim asal Turki ini merupakan tim yang terbilang cukup baru di kancah MLBB, khususnya di Turki.
Selama Snapdragon Pro Series Season 6 EMEA Challenge Season, mereka berhasil mengalahkan S2G, salah satu tim MLBB terbaik di Turki, di pertandingan penentuan babak penyisihan grup.
9. Arab Saudi - Team Falcons MENA (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Tim dari Arab Saudi ini telah merombak susunan pemainnya.
Kini, mereka berharap dapat membangun chemistry yang solid dan menampilkan performa terbaiknya di Mobile Masters.
10. Brasil - Alpha 7 Esports (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Tim asal Brasil ini tidak hanya menonjol melalui penampilannya yang luar biasa, tetapi juga mempertahankan roster yang sama di seluruh SPS Challenge Season dan SPS Challenge Finals.
Dengan menempati posisi pertama di SPS Mobile Challenge Finals, mereka berhasil mengamankan posisi mereka di SPS Mobile Masters 2025.
11. Argentina - INFLUENCE RAGE (lolos melalui SPS Mobile Challenge Finals)
Bermain sebagai Shin Nikaku di SPS Challenge Season, tim asal Argentina ini lolos ke Snapdragon Pro Series Season 6 LATAM - Challenge Finals dengan memenangkan 4 pertandingan, tanpa kekalahan satu pertandingan pun.
Dengan menempati posisi kedua di SPS Mobile Challenge Finals, mereka mengamankan tempat mereka untuk SPS Mobile Masters 2025.
12. China - YBINGAME (lolos melalui MLBB Pro Invitational Stage 1)
Tim asal China ini telah membentuk roster baru pada Maret 2024.
Setelah kekalahan telak dari KeepBestGaming dan DFYG di Kejuaraan Dunia M6 - Kualifikasi China, mereka melakukan comeback yang luar biasa, mengalahkan kedua tim tersebut dan mengklaim gelar juara di China Professional Invitational 2025 yakni pada Babak 1.
Jadwal dan Format
Group stage akan digelar mulai 7 hingga 9 April 2025.
Total 12 tim yang ada akan terbagi ke dalam dua grup yang masing-masing grup berisi rnam tim.
Single Round Robin, akan memilih Best of 3. Kemudian peringkat pertama dari setiap grup mendapat bye.
Sedangkan peringkat dua dan tiga dari setiap grup lolos ke babak Playoff.
Playoffs akan digelar mulai April 11-13, 2025
Buat enam tim tersisa akan kembali bertanding di babak play off.
Single Elimination Bracket dan pada 11 April akan dipilih Quarterfinals, Best of 5.
Sementara April 12 akan memasuki Semifinals, Best of 5.
Grand Final sendiri dihelat pada 13 April mendatang untuk mendapatkan Best of 7.
Pertandingan Playoff dimulai setiap hari pada pukul 15:00 WIB dan tim pemenang akan dinobatkan sebagai juara SPS Mobile Masters.
Tag
Berita Terkait
-
Realme GT 7 Pro Racing Edition Jadi HP Snapdragon 8 Elite Termurah, Dijual Berapa?
-
6 Rekomendasi HP Snapdragon Murah Rp 2 Jutaan, Terupdate Februari 2025
-
Asus ZenBook 14 Air Snapdragon Edition Rilis, Bawa Baterai Tahan Lama
-
Asus Zenfone 12 Ultra Resmi Rilis: Andalkan Snapdragon 8 Elite dan Layar 144 Hz
-
Pakai Snapdragon 8 Elite, Oppo Find N5 Siap Debut di Akhir Februari 2025?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu