Di tengah persaingan ketat di industri teknologi, Samsung tetap konsisten menghadirkan produk tablet sebagai salah satu lini andalannya.
Meskipun pasar tablet sempat mengalami penurunan akibat dominasi smartphone berlayar besar, Samsung tetap mempertahankan dan bahkan terus mengembangkan inovasi pada perangkat tablet mereka.
Lalu, mengapa Samsung begitu mengandalkan produk tablet? Berikut beberapa alasannya.
1. Diversifikasi Produk untuk Berbagai Segmen
Samsung tidak hanya memproduksi satu jenis tablet, tetapi menyediakan berbagai varian untuk berbagai segmen pasar.
Dari seri Galaxy Tab A yang terjangkau hingga Galaxy Tab S yang premium, Samsung berusaha memenuhi kebutuhan semua pengguna, mulai dari pelajar, pekerja profesional, hingga penggemar teknologi.
Strategi ini membuat mereka tetap relevan di pasar tablet dan memiliki keunggulan dibanding pesaing yang lebih fokus pada satu kategori tertentu.
2. Integrasi dengan Ekosistem Samsung
Salah satu alasan utama Samsung mempertahankan produk tabletnya adalah integrasi dengan ekosistem perangkat lain.
Baca Juga: Samsung Pamer Deretan Fitur Pintar Galaxy AI di HP Seri A, Setangguh Apa?
Dengan fitur seperti Samsung DeX, S Pen, dan sinkronisasi dengan smartphone Galaxy serta perangkat wearable Samsung, pengguna mendapatkan pengalaman yang lebih seamless.
Ekosistem ini membuat tablet Samsung menjadi pilihan utama bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan produk Samsung lainnya.
3. Meningkatnya Kebutuhan Perangkat Produktivitas dan Hiburan
Tren bekerja dari rumah (work from home) dan pembelajaran daring yang meningkat sejak pandemi membuat tablet semakin dibutuhkan.
Samsung memanfaatkan peluang ini dengan menghadirkan perangkat yang mendukung produktivitas, seperti Galaxy Tab S9 yang memiliki spesifikasi tinggi dan fitur multitasking yang mumpuni.
Selain itu, tablet juga menjadi perangkat ideal untuk hiburan, mulai dari streaming film hingga bermain game, berkat layar besar dan speaker berkualitas tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
iPhone 12 Turun Harga Gila-Gilaan di Januari 2026, Cek Daftar Harga Terbaru
-
REDMI Note 15 Series Debut di Indonesia,Performa HP Flagship dengan Ketahanan Ekstrem
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 22 Januari 2026, Hadir Ryomen Sukuna Bundle dan Efek Knock Musuh
-
Editor PDF Terbaik 2026: Solusi Dokumen Modern
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari 2026, Ada 20.000 Gems dan Pemain TOTY
-
7 HP Layar Lengkung RAM 8 GB Baterai Badak Paling Worth It, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
5 HP Rp2 Jutaan Ini Punya Kamera 108MP, RAM 8 GB Lega dan Layar AMOLED Premium!
-
4 Tablet Murah Chipset Helio Rp2 Jutaan, Ngebut buat Gaming dan Multitasking
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 101-102: Soal Pronomina-Kalimat Persuasif
-
Bocoran Harga Motorola Signature: HP Flagship dengan Sensor Premium Sony dan Chip Anyar