Suara.com - WhatsApp terus berupaya untuk meningkatkan fitur panggilan telepon yang ada dalam aplikasinya.
Aplikasi ini semakin aktif dalam memperkenalkan fitur-fitur baru dengan tujuan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya dalam melakukan panggilan.
Fokus utama dari pembaruan ini adalah untuk mempermudah proses komunikasi dan membuatnya lebih fleksibel serta nyaman bagi pengguna.
Pada pembaruan WhatsApp Beta terbaru untuk Android versi 2.25.10.16, sejumlah perubahan signifikan ditemukan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas panggilan suara dan video.
Beberapa penguji beta melaporkan adanya tiga fitur baru yang dirancang untuk memperbaiki pengalaman pengguna dalam melakukan panggilan melalui aplikasi ini.
Dilansir dari WA Beta Info pada Minggu (6/4/2025), salah satu perubahan pertama yang diperkenalkan adalah tombol mute baru yang kini muncul di panel notifikasi saat pengguna menerima panggilan suara.
Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menonaktifkan mikrofon perangkat tanpa harus mengakhiri panggilan.
Fitur ini sangat berguna dalam situasi tertentu, seperti ketika pengguna ingin menerima panggilan tetapi tidak ingin langsung terlibat dalam percakapan.
Sebagai contoh, dalam rapat atau saat berada di lingkungan yang bising, tombol mute ini memberi fleksibilitas agar pengguna bisa menerima panggilan tanpa mengganggu lingkungan sekitarnya atau terdengar oleh lawan bicara mereka.
Baca Juga: Cara Menonaktifkan Fitur AI di HP Android, Lebih Ringan
Perubahan kedua yang signifikan adalah kemampuan untuk menonaktifkan video sebelum menerima panggilan video masuk.
Sebelumnya, pengguna hanya bisa mematikan kamera setelah pengguna menjawab panggilan video, yang bisa membuat pengguna merasa tidak nyaman, terutama jika panggilan tersebut datang dari nomor yang tidak dikenal atau ketika pengguna tidak siap untuk tampil di depan kamera.
Dengan pembaruan ini, WhatsApp memungkinkan penggunanya untuk memutuskan terlebih dahulu apakah pengguna ingin menggunakan kamera atau tidak sebelum mereka benar-benar menerima panggilan video tersebut.
Fitur ini memberikan lapisan privasi yang lebih baik dan memungkinkan pengguna untuk menilai situasi panggilan terlebih dahulu, memberikan pengguna lebih banyak kontrol atas keputusan untuk tampil atau tidak tampil di kamera.
Fitur ini juga sangat berguna dalam menghadapi panggilan video yang tak terduga, terutama jika panggilan berasal dari nomor asing atau mencurigakan, di mana pengguna mungkin merasa lebih nyaman jika tidak langsung muncul di depan kamera.
Selain itu, WhatsApp pun menambahkan fitur reaksi emoji dalam panggilan video.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memberikan respons langsung selama percakapan tanpa mengganggu alur komunikasi.
Reaksi emoji ini memungkinkan peserta panggilan untuk mengekspresikan perasaan atau tanggapan mereka, seperti memberikan jempol untuk menunjukkan persetujuan, emoji tertawa untuk merespons lelucon, atau hati untuk mengekspresikan penghargaan.
Fitur ini sangat berguna dalam panggilan video grup, di mana pengguna mungkin ingin memberikan reaksi tanpa mengganggu percakapan atau menyela orang lain yang sedang berbicara.
Hal ini sangat membantu dalam rapat besar atau panggilan grup santai, di mana reaksi verbal bisa mengganggu dan mengganggu alur percakapan.
Secara keseluruhan, ketiga fitur baru ini memperkenalkan sejumlah peningkatan yang signifikan dalam pengalaman panggilan di WhatsApp.
Fitur mute di notifikasi memberi pengguna kontrol lebih besar terhadap mikrofon mereka, sementara kemampuan untuk menonaktifkan video sebelum menerima panggilan meningkatkan kenyamanan dan privasi pengguna.
Fitur reaksi emoji, di sisi lain, menambah dimensi baru dalam interaksi panggilan video, memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan diri dengan cara yang lebih ekspresif dan menyenangkan tanpa mengganggu percakapan.
Dengan pembaruan ini, WhatsApp semakin menyempurnakan kemampuannya sebagai alat komunikasi yang memungkinkan penggunanya untuk lebih fleksibel dan nyaman dalam melakukan panggilan suara dan video.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cara Cek Garansi iPhone dengan Benar untuk Pastikan Keaslian Perangkat Anda
-
Tri Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas di Era Digital
-
Terpopuler: Xiaomi RAM 8 GB Termurah, Lebih Murah dari Redmi Note
-
5 Tablet RAM 8 GB Paling Murah untuk Produktivitas Pekerja Hybrid, Terbaru Februari 2026
-
Siap Masuk ke Indonesia, Infinix Note 60 Pro Bawa Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Apakah Kyedae Selingkuh dengan John Choi? TenZ Buka Suara Tanggapi Tuduhan Netizen
-
7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 10 Februari: Raih Skin Gojo, Monster Truck, dan Emote Cinta
-
Lebih Murah dari Redmi Note 15 Pro 5G, 2 HP Rp4 Jutaan dengan Performa Ngebut
-
Apa Perbedaan Google TV dan Smart TV? Ini 3 Rekomendasi yang Lebih Canggih