Suara.com - Xiaomi menawarkan berbagai fitur kustomisasi di HyperOS yang dapat meningkatkan pengalaman penggunaan ponsel pintar (smartphone) secara signifikan, terutama dalam hal pengelolaan baterai.
Meskipun fitur-fitur ini memberikan kebebasan luar biasa untuk menyesuaikan ponsel, ada pengaturan tertentu yang dapat menghabiskan baterai dengan cepat, bahkan ketika perangkat tidak digunakan.
Banyak pengguna Xiaomi mengeluhkan tingginya konsumsi daya pada ponsel mereka, yang terlihat jelas pada forum komunitas dan diskusi di Reddit.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan pengurasan baterai yang cepat adalah fitur "App Autostart."
Dilansir dari laman Xiaomi Time, Selasa (8/4/2025), fitur ini diperkenalkan Xiaomi pada versi MIUI sebelumnya untuk memastikan pengiriman notifikasi yang tepat waktu.
Namun, di HyperOS, fitur ini ternyata tidak lagi seefektif pada versi sebelumnya.
Fungsionalitas pengelolaan notifikasi di HyperOS telah ditingkatkan sedemikian rupa, sehingga fitur "App Autostart" menjadi tidak relevan dan malah dapat menjadi masalah.
Ketika fitur ini aktif, aplikasi dapat berjalan otomatis di latar belakang tanpa sepengetahuan pengguna.
Kemudian, memanfaatkan sumber daya sistem yang tidak diperlukan, serta menghabiskan daya baterai meskipun ponsel tidak digunakan secara aktif.
Baca Juga: Bakal Kantongi HyperOS 3, Xiaomi 14T Turun Harga Hingga Sejutaan di April 2025
Berdasarkan laporan pengguna, menonaktifkan otorisasi autostart pada aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu penting dapat meningkatkan masa siaga ponsel hingga 10 kali lipat lebih lama dari kondisi standar.
Ini menunjukkan betapa pentingnya untuk mengelola aplikasi mana yang dapat berjalan di latar belakang dan mana yang seharusnya dibatasi.
Untuk membuat ponsel Xiaomi lebih hemat baterai, kamu dapat mengikuti beberapa langkah sederhana untuk mematikan fitur autostart pada aplikasi yang tidak penting.
Caranya adalah dengan membuka menu pengaturan ponsel, menggulir ke bawah, dan memilih "Aplikasi."
Setelah itu, pilih "Izin" dan klik "Autostart Latar Belakang."
Kamu akan melihat daftar aplikasi yang memiliki izin autostart, dan bisa memilih untuk menonaktifkan autostart pada aplikasi yang tidak perlu berjalan secara otomatis di latar belakang.
Berita Terkait
-
Akhirnya! Poco F5 Terima Pembaruan HyperOS 2 Berbasis Android 15
-
Banyak yang Tak Sadar, Ada Pembaruan Tersembunyi di HP Xiaomi
-
Aplikasi Galeri HyperOS Dapat Desain Ulang UI Utama secara Global
-
Xiaomi Akan Hentikan Pembaruan untuk Sementara Waktu, Kenapa?
-
Xiaomi Siap Luncurkan HP Pertama di Dunia dengan Snapdragon 8s Elite dan Baterai Canggih
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Daftar Harga HP Vivo dan iQOO Terbaru Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Tablet Samsung Galaxy Tab A9 vs Redmi Pad SE, Mana Paling Worth It Buat Anak Sekolah?
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
52 Kode Redeem FF 5 Februari 2026: Cek Bocoran Bundle Valentine dan Evo Gun Scorpio
-
19 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 5 Februari 2026: Rebutan Dembele UTOTY yang OP Banget
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan