Suara.com - Google secara resmi membuka pendaftaran YouTube Works Awards Southeast Asia 2025.
Ini adalah kali ketiga acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan perusahaan riset pemasaran, Kantar.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 17 Maret hingga 30 April 2025.
Pemenang akan diumumkan dalam acara Malam Penghargaan YouTube Works Awards Southeast Asia 2025, di bulan Oktober 2025.
Google mengajak semua brand dan agensi di Asia Tenggara untuk mendaftarkan inisiatif YouTube mereka yang paling inovatif.
Penghargaan ini diadakan untuk merayakan keberhasilan brand dalam menggunakan YouTube.
Tidak hanya itu, penghargaan juga akan diberikan untuk pemasaran berbasis video sebagai sarana yang efektif dalam meningkatkan hasil bisnis dan membangun hubungan yang bermakna dengan audiensnya.
Penghargaan tahun ini akan menampilkan kategori yang berfokus pada YouTube Ads, bersama dengan beberapa kategori baru yang mencerminkan perkembangan dunia digital saat ini.
Beberapa kategori penghargaan baru diantaranya:
Baca Juga: Cara Main Tangkap Pokemon di Google Search, Ini Tips Dapatkan 151 Karakter
- Media Agency of the Year: Penghargaan yang diberikan bagi agensi media yang paling berpengaruh dalam membantu klien meraih kesuksesan melalui inisiatif mereka.
- Creative Agency of the Year: Penghargaan terhadap agensi kreatif yang menghasilkan inovasi aset kreatif yang berdampak luar biasa pada kinerja iklan, melalui kemenangan yang diraih di ajang YouTube Works Awards SEA 2025.
- Specialty Agency of the Year: Penghargaan terhadap specialty agency termasuk agensi Kreator, Influencer, Media Sosial, Social-commerce /Live-streaming dan Multi-Channel Network (MCN) yang menunjukkan kinerja luar biasa melalui kemenangan yang diraih di ajang YouTube Works Awards SEA 2025.
Penghargaan Agency of the Year tahun ini akan ditentukan oleh sistem poin, dengan kriteria yang dapat dilihat pada submission guide serta situs resmi YouTube Works Awards.
Muriel Makarim, Country Marketing Manager Google Indonesia, mengungnkapkan bahwa di era pemasaran saat ini, setiap pengeluaran harus memberikan hasil yang maksimal.
Memahami hal tersebut, menurutnya, YouTube terus berupaya untuk menyajikan tools yang dibutuhkan brand dalam mencapai return of investment yang bagus.
Setiap tahunnya, dia menyaksikan brand dan agensi meluncurkan inisiatif untuk memperoleh keunggulan kompetitif di platform kami.
"Melalui YouTube Works Awards, kami ingin mengapresiasi mereka yang telah menetapkan standar kualitas tinggi dalam industri dan menunjukkan bahwa YouTube mampu mendorong dampak bisnis yang nyata," tambah ujar Muriel Makarim.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kantar akan meninjau semua pendaftaran dan menganalisa data statistik mereka untuk menentukan inisiatif dan konten video mana yang paling sukses dan efektif di YouTube.
Berita Terkait
-
Ingin Menikmati Video Musik Secara Offline, Begini Cara Mengunduh Lagu dari YouTube
-
Pantau KRL Kini Bisa Lewat Google Maps, Ini Caranya
-
Google Tampilkan Doodle Unik untuk Rayakan Hari Perempuan Internasional 2025, Apa Artinya?
-
7 Rekomendasi Aplikasi Manajemen Proyek Hybrid Terbaik untuk Perusahaan Perintis
-
Cara Bikin Konten Video Pendek Lebih Menarik di YouTube Shorts
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali