Untuk mempertahankan komposisi 12 tim setiap hari, akan ada satu tim tambahan dari peringkat 13-18 Fase 1 yang akan mengisi spot kosong.
Sebanyak 12 tim yang tersisa masih punya kesempatan untuk lolos dengan bertanding kembali selama 3 hari pada 30 Mei-1 Juni 2025. Mereka akan berjuang dalam pertarungan dengan format kualifikasi yang ditentukan berdasarkan Overall Standing.
Tim yang berada di peringkat 6 besar akan menyusul 6 tim lain untuk lolos ke babak Final. Mereka akan bertanding di National Convention Center, Hanoi, Vietnam pada 14 Juni 2025.
Mode Clash Squad FFWS SEA 2025 Spring Free Fire
Untuk pertama kalinya, FFWS SEA akan turut menggelar pertandingan mode Clash Squad sebagai tambahan atas mode Battle Royale yang selama ini dipertandingkan.
Mode Clash Squad ini akan hadir dengan total Prize Pool 75.000 Dolar AS (Rp 1,2 miliar). Sehingga total Prize Pool FFWS SEA 2025 Spring akan menjadi 375.000 Dolar AS atau Rp 6,3 miliar.
Pertandingan CS antar tim elit Free Fire Asia Tenggara ini akan diikuti oleh delapan tim yang berada di peringkat teratas di Fase 1 babak Knockout.
Turnamen CS ini akan akah hadir dengan babak kualifikasi menggunakan Swiss Bracket dengan tim peringkat teratas akan berhadapan dengan tim peringkat terbawah di 8 besar.
Kualifikasi mode CS FFWS SEA akan hadir pada 22 Mei dan 29 Mei, dan 4 tim terbaik akan bertanding kembali di babak Final mode CS pada 13 Juni.
Baca Juga: 30 Rekomendasi Nickname FF Jepang Keren untuk Tampil Unik di Medan Tempur
Turnamen FFWS SEA 2025 Spring digelar secara hybrid alias gabungan online dan offline. Untuk penggemar FF yang ingin menonton secara online, kalian bisa menyaksikannya lewat kanal YouTube dan TikTok Free Fire Esports Indonesia.
Sedangkan untuk penggemar yang ingin menonton langsung tim Indonesia secara online, khususnya di babak Knockout dilakukan di Studio Sepat 72, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
30 Rekomendasi Nickname FF Jepang Keren untuk Tampil Unik di Medan Tempur
-
Kuasai Pertempuran Jarak Dekat! Panduan Ampuh Menggunakan Shotgun di Free Fire (FF)
-
Jurus Tim Indonesia Hadapi Thailand di FFWS SEA 2025 Spring Free Fire
-
Jangan Sampai Hangus! Inilah Daftar Kode Redeem FF Terbaru April 2025 dan Cara Klaim Hadiahnya
-
Mengenal 4 Role Free Fire, Lengkap Senjata dan Karakter Apa yang Digunakan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!