Suara.com - Aplikasi Master Bagasi resmi diluncurkan ke Indonesia. Ini adalah aplikasi cross-border e-commerce pertama di Indonesia sekaligus buatan karya anak bangsa.
COO Master Bagasi, Indriyani mengklaim, aplikasi baru Master Bagasi ini siap menjembatani produk lokal untuk tembus ke pasar global.
"Kehadiran aplikasi buatan anak-anak muda Indonesia ini siap jembatani produk lokal tembus pasar global," kata Indriyani saat acara peluncuran aplikasi Master Bagasi, dikutip dari siaran pers, Senin (5/5/2025).
Indriyani berpandangan kalau kehadiran aplikasi Master Bagasi sebagai 'Karya Indonesia, Jejaki Dunia'. Menurutnya, kehadiran aplikasi yang mudah diakses oleh diaspora Indonesia di luar negeri ini berpotensi sebagai alat diplomasi bangsa Indonesia berdaya saing di kancah dunia melalui produk, seni, dan budaya khas Nusantara.
"Pertemuan penuh khidmat ini menjadi titik awal kita bersama menggaungkan kembali gerakan gelombang Nusantara yang dijembatani oleh Diaspora Indonesia di seluruh penjuru dunia. Kami menyebutnya, Nusantara Wave with Indonesian people connection," lanjut dia.
Sementara itu Abdul Ghofar Ismail selaku Diplomat Madya Dit. Diplomasi Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa berkontribusi untuk Indonesia dapat dilakukan oleh siapa saja dalam karya apapun yang bermanfaat, baik itu di dalam maupun luar negeri.
“Pemerintah terus berkomitmen melindungi, mendukung, dan memperkuat komunitas diaspora Indonesia di luar negeri. Melalui berbagai program perlindungan WNI, edukasi legalitas, dan promosi potensi pekerja migran, Kemlu membuktikan bahwa diaspora adalah bagian penting dari pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN), Sulistyawan Wibisono. Menurutnya, diaspora Indonesia sangat berperan penting sebagai pahlawan devisa negara.
“Diaspora Indonesia berkontribusi tidak hanya melalui penghasilan yang dikirimkan, tetapi juga melalui karya-karya yang memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional. Mereka adalah bagian dari semangat nasionalisme yang harus kita hargai,” papar Sulistyawan.
Baca Juga: Aplikasi World App Apakah Aman? Viral Scan Retina Dapat Imbalan Rp800 Ribu
Sementara itu Radityo Susilo selaku Co-Founder dan CEO GAPAI menyoroti bagaimana talenta Indonesia yang sudah berkarya di luar negeri membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia.
“Sekarang banyak sekali talenta Indonesia yang berkiprah di luar negeri, dan mereka sangat berperan dalam membuka peluang bagi generasi muda untuk berprestasi dan berkontribusi secara global,” ujar Radityo.
Di sisi lain, Indriyani berharap kalau Master Bagasi dapat membuka lebih banyak peluang bagi produk lokal Indonesia menembus pasar global.
"Dengan teknologi cross-border e-commerce, Master Bagasi mempermudah produk-produk lokal Indonesia untuk lebih dikenal dan diterima di pasar internasional. Acara ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat nasionalisme di kalangan diaspora Indonesia yang berkiprah di luar negeri," imbuhnya.
Lebih lanjut Indriyani menegaskan kalau Master Bagasi berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi produk lokal Indonesia agar bisa menembus pasar global.
Selain itu, aplikasi baru tersebut diyakini mampu memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia, serta terus berinovasi dalam membuka lebih banyak peluang untuk Indonesia di dunia internasional.
Berita Terkait
-
Aplikasi World App Apakah Aman? Viral Scan Retina Dapat Imbalan Rp800 Ribu
-
Aplikasi Waveful Menghasilkan Uang Aman atau Tidak? Begini Cara Kerjanya
-
UMKM Kini Bisa Jalankan Bisnis Dengan Sistem Kerja Serba Digital
-
8 Aplikasi Penghasil Uang Jadi Saldo DANA dan Cara Mendapatkannya
-
Aplikasi Penghasil Uang Cashzine Aman atau Tidak? Bisa Dapat Ratusan Ribu Tiap Hari
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi