Selain itu, gamers tidak perlu khawatir tentang keterbatasan perangkat keras atau masalah kinerja karena Sword of Justice dibuat dengan ahli untuk platform seluler untuk menghadirkan kinerja visual yang luar biasa di berbagai perangkat.
Sebagai game mobile pertama yang melengkapi NPC dengan engine kecerdasan buatan, Sword of Justice menghadirkan ekosistem NPC AI adaptif yang didukung oleh DeepSeek dan sistem AI milik NetEase.
Perusahaan mengklaim ini bisa menghidupkan interaksi sehari-hari layaknya di dunia nyata.
NetEase menyebut NPC AI ini mampu mengingat kata-kata dan tindakan pemain, serta memberikan respons cerdas yang otentik melalui pembelajaran yang mendalam.
"Pilihan dan tindakanmu membentuk perjalanan seumur hidup NPC di dunia game. Hal ini mendefinisikan ulang pengalaman bermain game: NPC tidak lagi menjadi alat statis yang membeku dalam waktu, tetapi menjadi teman yang hidup dan bernapas bersama Anda di dunia Wuxia yang ramai," beber perusahaan.
Mode game Sword of Justice
Sword of Justice memberikan kebebasan pada setiap pemain untuk menentukan gaya bermain mereka, mulai dari yang suka menjelajahi dungeon PvE, pertempuran PvP intens, atau interaksi sosial santai.
Ada mode karakter yang bisa dipilih pemain. Mulai dari Tank yang dapat menyembuhkan hingga support yang dapat memberikan damage.
Dengan lebih dari 100 skill yang dapat dikombinasi, para pemain terbebas dari sistem kelas yang kaku dalam MMORPG tradisional.
Baca Juga: 40 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 Mei: Klaim Skin Senjata Elite, Token, dan Diamond
Bagi mereka yang senang bersosialisasi dan bersenang-senang dengan banyak pemain, game ini menawarkan pengalaman co-op yang memungkinkan teman-teman untuk menjalin aliansi.
Sword of Justice mengintegrasikan sistem sosial yang dicintai seperti Ikatan Romantis, Mentorship, Persaudaraan Bersumpah, dan Aliansi Persekutuan, yang mana semuanya diatur dalam hub sosial yang dirancang dengan indah yang mendorong interaksi tanpa naskah.
Untuk pemain solo, game ini menyediakan lebih dari 100 jam gameplay yang imersif dan AI Companions. Ini adalah sebuah sistem revolusioner yang memungkinkan pemain solo untuk mengatasi serangan bersama sekutu NPC yang cerdas.
"Dalam Sword of Justice, semua orang dapat merasakan dunia yang memukau ini dengan cara mereka sendiri yang unik," ucap NetEase.
Sword of Justice memperkuat kompetisi yang adil dengan menghilangkan mekanisme pay-to-win sepenuhnya, di mana semua sumber daya pengembangan diperoleh hanya melalui gameplay. Ini mengubah pengembangan karakter dari grind menjadi kegembiraan strategis yang murni.
Dengan batasan atribut yang ketat untuk memastikan tidak ada pemain yang dapat membeli dominasi, kemenangan sepenuhnya bergantung pada penguasaan ratusan kombo pertarungan yang dinamis.
"Setiap musim menyetel ulang peringkat dan memperkenalkan konten baru, sehingga setiap pemain dapat memulai kembali dengan posisi yang sama. Di sini, keahlianmu menciptakan legenda, bukan dompetmu," ucap NetEase.
Sword of Justice juga menawarkan kustomisasi karakter generasi terbaru yang memungkinkan para pemain mengekspresikan diri mereka dengan presisi sinematik. Dari warna alis hingga bentuk alis, setiap detail dapat disesuaikan dengan visi pemain.
Dengan lebih dari 1.000 outfit, mounts, skin senjata, dan efek aura yang dapat disesuaikan, pemain dapat menyempurnakan segalanya, mulai dari tekstur kain hingga penempatan aksesori. Tidak seperti game lain yang mengunci mode di balik paywall, game ini menawarkan 100+ outfit premium gratis pada saat peluncuran.
Dalam Sword of Justice, pemain dapat mendominasi baik dalam pertempuran maupun estetika tanpa menguras kantong. Gaya sejati dicapai melalui kreativitas, bukan kartu kredit.
"Pra-pendaftaran untuk Sword of Justice sudah dibuka! Lakukan pra-registrasi game ini sekarang dan ikuti media sosialnya untuk mendapatkan update terbaru, konten eksklusif, dan interaksi waktu nyata dengan tim pengembang Sword of Justice," tutup NetEase.
Berita Terkait
-
40 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 Mei: Klaim Skin Senjata Elite, Token, dan Diamond
-
Bukan Hanya Film, Death Stranding Kini Resmi Diadaptasi Jadi Anime
-
Update Kode Redeem MLBB Terbaru 29 Mei: Ada Skin Special Bruno dan 1.000 Diamond
-
Update Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 Mei: Klaim Mbappe 108 dan Pemain 107 di Event
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 29 Mei: Raih FFWC Throne, Skin MP40, dan Diamond
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27