Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menanggapi soal dua Wakil Menteri yang rangkap jabatan Komisaris Utama di perusahaan operator telekomunikasi. Mereka adalah Nezar Patria dan Angga Raka Prabowo.
Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Politik Kementerian Komdigi, Arnanto Nurprabowo menyatakan kalau rangkap jabatan yang dilakukan Wakil Menteri itu tak hanya dilakukan di Kementerian Komdigi.
Menurutnya, semua Wamen di Kementerian lain juga mendapatkan posisi yang sama sebagai komisaris di sebuah perusahaan. Ia bahkan meminta pers untuk mengecek kementerian lain yang wakil menterinya juga rangkap jabatan.
"Saya rasa Wakil Menteri bukan hanya di Komdigi ya, di semua kementerian juga mendapatkan posisi yang sama, kalau bisa dicek," kata Arnanto saat ditemui di Kantor Komdigi, Jakarta, Senin (2/6/2025).
"Hanya mungkin spesifikasinya sesuai dengan tupoksinya (tugas, pokok, dan fungsi: red) masing-masing," lanjut dia.
Arnanto membantah kalau rangkap jabatan yang dilakukan dua Wamenkomdigi membuat adanya konflik kepentingan. Ia berpandangan kalau penugasan sebagai komisaris operator telekomunikasi harus siap diemban dua wamen tersebut.
"Jadi kalau kita, kita terima saja, karena ya yang terbaik daripada kementerian ini tentunya kita siap saja. Kalau itu ditugaskan ya kita siap, kira-kira begitu," jelasnya.
2 Wamenkomdigi rangkap jabatan komisaris
Sebelumnya, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Penetapan ini ditetapkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Telkom yang dilakukan pada Selasa 27 Mei 2025 pekan lalu.
Baca Juga: Komdigi Janji Internet 100 Mbps Rp 100 Ribu Secepatnya Diterapkan
Sehari setelahnya, Wamenkomdigi Nezar Patria juga ditetapkan sebagai Komisaris Utama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) lewat RUPS tahunan yang digelar pada Rabu, 28 Mei 2025 kemarin.
Hasil RUPS Tahunan Telkom
Dalam sesi konferensi pers RPUST Telkom, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengumumkan susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom.
“Rapat juga menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Perseroan, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk peningkatan kinerja Perseroan serta menyukseskan langkah transformasi Telkom,” paparnya.
Dewan Komisaris PT Telkom Indonesia 2025
- Komisaris Utama : Angga Raka Prabowo
- Komisaris Independen : Yohanes Surya
- Komisaris Independen : Rizal Mallarangeng
- Komisaris Independen : Deswandhy Agusman
- Komisaris : Ismail
- Komisaris : Ossy Dermawan
- Komisaris : Rionald Silaban
- Komisaris : Silmy Karim
Jajaran Direksi PT Telkom Indonesia 2025
Tag
Berita Terkait
-
Komdigi Janji Internet 100 Mbps Rp 100 Ribu Secepatnya Diterapkan
-
Indonesia Gaungkan Solidaritas Iklim Global Pelestarian Gletser dari Negeri Tropis
-
Apple dan Google Terancam Diblokir Kominfo? Daftar PSE Jadi Syarat Mutlak
-
Google-Apple Masuk Situs yang Terancam Diblokir Komdigi! Ini Daftarnya
-
Situs Archive.org Diblokir Pemerintah, Komdigi Tiru China-Rusia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!