Suara.com - Telkomsel sukses menutup rangkaian program CSR Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 9.
Ditutup dengan kegiatan roadshow terakhir di SMAN 1 Gresik, Jawa Timur (17/6), setelah sebelumnya singgah di Bogor, Madiun, dan Purwokerto.
Program yang mengusung tema “Ignite Ideas, Unleash Creativity” ini telah berhasil menjangkau lebih dari 10.000 pelajar dan guru dari 124 kota/kabupaten di 26 provinsi di seluruh Indonesia.
Inisiatif memperkuat literasi digital nasional dalam Internet BAIK merupakan salah satu upaya penciptaan dampak sosial oleh Telkomsel melalui proses bisnis berkelanjutan yang memperhatikan prinisip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pada edisi ke-9 ini, program hadir dengan konsep festival yang menitikberatkan pemanfaatan artificial intelligence (AI) secara Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif (BAIK).
Kemudian, membekali generasi muda agar mampu mengoptimalkan teknologi secara positif, adaptif, dan produktif.
Selain itu, program IBFEST yang merupakan bagian dari Telkomsel Jaga Cita yang mendukung pendidikan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi) untuk mengawal pengembangan AI yang kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.
Inisiatif ini juga memperkuat Gerakan Nasional Literasi Digital yang diadakan oleh Siberkreasi dan Kemkomdigi, yang berfokus pada penanggulangan konten negatif dan peningkatan indeks literasi digital nasional.
Baca Juga: Telkomsel Gebrak Batam! 5G Merata, Kecepatan 4 Kali Lebih Ngebut dari 4G
Sehingga dapat memberdayakan masyarakat Indonesia untuk menjadi semakin cakap dan bertanggung jawab di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyatakan, Kemkomdigi memandang AI dapat membuka peluang yang besar untuk mendorong kelahiran kreativitas dan inovasi di berbagai sector.
"Untuk itu, Pemerintah mengapresiasi inisiatif Telkomsel melalui rangkaian program IBFEST Series 9, yang selaras dengan komitmen Kemkomdigi untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif, inovatif dan bertanggung jawab,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis (19/4/2025).
Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan, sebagai bentuk komitmen Telkomsel dalam memperkuat ekosistem digital nasional secara inklusif dan berkelanjutan, perusahaan membekali generasi muda Indonesia dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi terkini, termasuk AI, melalui IBFEST Series 9.
"Kami berharap diperkenalkannya edukasi tentang AI sejak muda bisa mendukung terciptanya solusi nyata yang berdampak positif terhadap kemajuan Indonesia," ujarnya.
Sejak 19 Februari 2025, IBFEST telah menghadirkan sederet seminar dan talk show inspiratif mengenai pemanfaatan internet dan AI secara bijak, disusul bootcamp daring maupun luring yang membuka ruang dialog dengan pelaku industri digital.
Peserta juga mengikuti workshop pembuatan konten berbasis AI, pelatihan desain iklan, produksi audio-video, serta pembekalan literasi keuangan digital yang langsung aplikatif.
Bootcamp IBFEST Series 9 memiliki tiga kategori program, meliputi Biztech, Genius, dan Creativy.
Pelaksanaan bootcamp telah menyaring masing-masing 10 tim dari tiap kategori untuk maju ke tahap pitching.
Pada gelaran akhir ini, dewan juri kemudian memilih tiga tim Best of The Best untuk masing-masing kategori.
Menurut laporan "Agenda Peluang Kecerdasan Artifisial untuk Indonesia Emas 2045" oleh Google,pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan keunggulan ekonomi Indonesia hingga Rp2.612 triliun (167 miliar Dolar AS) pada 2030, yang setara dengan hampir 13 persen PDB Indonesia pada 2022.
Selain itu, disebutkan juga bahwa AI dapat mengubah cara bisnis beroperasi, mempercepat penelitian ilmiah, serta mendorong industri menghasilkan karya inovatif.
"Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas akses pembelajaran teknologi yang relevan dan aplikatif, agar terciptanya lebih banyak talenta digital Indonesia yang kompeten, inovatif, dan berdampak,” tambah Indrawan.
Tag
Berita Terkait
-
Riset: Teknologi AI di Indonesia Terkendala Infrastruktur, Keamanan Data, Etika, dan Talenta
-
Revolusi CX, AI Bantu Telemarketer Raih Visibilitas Lead 2x Lebih Cepat
-
Roadmap AI Indonesia Siap Meluncur Juni 2025, Regulasi Bakal Menyusul
-
Strategi Indonesia Kuasai Teknologi AI ala Indosat dan Microsoft
-
Makin Canggih, Sahabat-AI 70 Miliar Parameter Bisa Chat Bahasa Jawa
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi
-
Bocoran Fitur Amazfit Active 3 Premium, Usung Teknologi Layar Anyar
-
19 Wallpaper Ramadhan 2026 HD: Download Gratis, Ada Poster Anak SD
-
Ramadan di Era Digital: Shopee Soroti Perubahan Cara Masyarakat Menyusun Rutinitas
-
Link Live Streaming Silent Hill Transmission, Konami Ungkap Proyek Game Horor Baru
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 12 Februari: Raih Romance Bundle dan Hadiah Valentine
-
4 Rekomendasi Tablet RAM 4 GB untuk Aktivitas Belajar Anak, Mulai Rp1 Jutaan
-
8 Meme SEAblings vs Knetz yang Trending, Netizen Asia Tenggara Bersatu Lawan Korsel
-
Setelah Romeo, Grasshopper Siap Rilis Game Baru Lagi Tahun Ini
-
Harga Xiaomi Tag Muncul di Toko Online, Lebih Murah dari Apple AirTag