Suara.com - Para ahli teknologi dari Digital Foundry kembali menguji performa game terbaru, dan kali ini giliran console exclusive besar untuk PS5, yaitu Death Stranding 2: On the Beach. Hasilnya, seperti yang mungkin sudah diduga, sangat mengesankan.
John Linneman dari Digital Foundry memberikan pujian setinggi langit untuk karya terbaru dari Kojima Productions ini, bahkan melabelinya sebagai "salah satu game dengan tampilan terbaik di generasi console ini". Jika Anda khawatir akan spoiler atau footage baru, sebaiknya hindari video ulasan mereka. Namun, jika Anda tertarik dengan segala aspek visual yang ditawarkan game ini, ulasan tersebut sangat layak ditonton. Singkatnya, game ini adalah sebuah mahakarya teknis.
Lingkungan dalam Death Stranding 2: On the Beach menawarkan "beberapa lanskap virtual terbaik yang akan Anda temui di game mana pun" dengan "detail yang sangat halus". Efek cuaca yang disajikan juga sangat impresif, tidak hanya terlihat indah tetapi juga memiliki dampak langsung pada gameplay. Model karakter juga menerima banyak pujian, dengan performance yang membuat para karakter "terasa hidup". Berbagai teknik visual dan kualitas animasi terbaik berpadu menciptakan efek yang "magis".
Yang paling penting, kedua versi game ini, baik di PS5 standar maupun PS5 Pro, berjalan dengan sangat baik. Hanya ada "perbedaan minor dalam hal kualitas gambar dan pengaturan grafis" di antara keduanya. Death Stranding 2 berjalan sangat mulus pada 60 frame-per-second di performance mode dan pada 30 frame-per-second dengan resolusi lebih tinggi di quality mode. Meskipun demikian, versi PS5 Pro tentu saja menawarkan beberapa peningkatan visual seperti yang diharapkan, namun para pemilik PS5 standar juga akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.
Linneman tidak hanya fokus pada visual, ia juga menyoroti aspek suara dan musik game, menyebut Death Stranding 2 sebagai "mahakarya suara".
Tampaknya game ini memenuhi semua kriteria, dan hal ini sejalan dengan ulasan kami sebelumnya yang menyebutnya sebagai "tolok ukur visual baru untuk PS5".
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Film, Death Stranding Kini Resmi Diadaptasi Jadi Anime
-
Forza Horizon 5 Siap Hadir di PS5! Tandai Perubahan Besar Xbox
-
Death Stranding 2: Karakter Baru yang Bikin Fans Metal Gear Terkejut
-
Sega Rilis Game Two Point Museum ke PS5, Xbox, hingga PC
-
Game Civilization VII Resmi Dirilis Global, Bisa Main di PS5 hingga PC
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+