Suara.com - Meta menunjukkan komitmennya dengan kembali melakukan pembaruan di platform media sosialnya, salah satunya WhatsApp.
WhatsApp memperkenalkan pembaruan terkini yang diharapkan dapat membantunya menjadi tempat andalan dalam menjalankan bisnis.
“Kami baru saja mengumumkan Iklan di Status, agar Anda dapat menjangkau pelanggan secara langsung di Tab Pembaruan," kata Mark Zuckerberg, CEO Meta dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, pada Kamis 3 Juli 2025.
Menurutnya, ini akan menjadi terobosan besar bagi bisnis yang ingin menarik lebih banyak orang untuk mengirim pesan guna mendapatkan dukungan dan penjualan, sehingga semuanya dilakukan di WhatsApp.
Pembaruan yang dilakukan menambah daftar kelebihan menggunakan WhatsApp dalam menjalankan bisnis.
1. Menjangkau Pelanggan yang Tepat dengan Lebih Efektif
"Kami merampingkan cara bisnis bisa membuat dan mengelola strategi pemasarannya di WhatsApp, Facebook, dan Instagram – semuanya di Pengelola Iklan," ucap Mark Zuckerberg.
Kini, dia menambahkan, bisnis dalam semua ukuran bisa menggunakan materi iklan yang sama, alur penyiapan, dan anggaran di satu tempat sentral.
Setelah onboarding, bisnis bisa mengunggah daftar pelanggan dan memilih pesan marketing secara manual sebagai penempatan tambahan atau menggunakan Advantage+.
"Setelah itu, sistem AI kami akan mengoptimalkan anggaran di seluruh penempatan untuk memaksimalkan kinerja," ujarnya.
Baca Juga: Tablet Murah Itel VistaTab 30 GT Lolos Sertifikasi di Indonesia, Begini Fiturnya
Begitu tersedia, bisnis yang tertarik membuat iklan di Status akan dapat melakukannya juga di Pengelola Iklan.
2. Memperluas Hal-Hal yang Bisa Dilakukan AI untuk Bisnis Anda
Ketika bisnis menarik lebih banyak pelanggan, mereka perlu dukungan tambahan untuk menanggapi chat yang melonjak.
"Di sinilah AI bisa membantu dan dalam waktu dekat, kami mengekspansi AI Bisnis ke lebih banyak bisnis di Meksiko," kata Mark.
Selain itu, pihaknya juga mengeksplorasi AI Bisnis yang bisa membuat rekomendasi produk yang dipersonalisasi dan memfasilitasi penjualan di semua situs web bisnis.
Kemudian, menindaklanjuti ke pelanggan untuk menjawab pertanyaan atau memberikan informasi terbaru langsung di dalam chat WhatsApp.
3. Menambahkan Panggilan dan Opsi Suara untuk Bisnis berskala besar
Mungkin juga ada saat-saat di mana akan sangat membantu untuk menyediakan dukungan tambahan kepada pelanggan dalam bentuk lebih dari teks.
Dalam beberapa minggu mendatang, bisnis besar yang menggunakan Platform WhatsApp Business akan bisa menerima telepon dari pelanggan yang ingin mengobrol secara langsung, atau menelepon pelanggan secara langsung begitu pelanggan meminta kabar dari Anda.
"Kami akan segera menyediakan dukungan tambahan yang memungkinkan untuk mengirim dan menerima pesan suara, atau menelepon video yang bisa membantu untuk hal-hal seperti janji temu layanan kesehatan jarak jauh," jelasnya.
Menghadirkan pembaruan panggilan telepon dan chat audio ke Platform WhatsApp Business akan membantu orang-orang berkomunikasi dengan cara yang paling cocok bagi mereka dan membuka jalan bagi dukungan suara yang didukung AI di masa mendatang.
Bisnis yang tertarik untuk mulai menelepon di Platform WhatsApp Business bisa bekerja sama dengan salah satu mitra.
"Kami ingin mendengar bagaimana pembaruan ini membantu bisnis memperkuat hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan efisiensi," tambah Mark Zuckerberg.
"Kami juga menyederhanakan cara Anda menjalankan kampanye di seluruh aplikasi kami, dengan menyatukan kampanye pengiriman pesan WhatsApp serta kampanye iklan Facebook dan Instagram ke satu tempat terpusat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
TikTok Akan Hapus Fitur-fitur di Tokopedia, Cek Daftarnya
-
Era HP AI Dimulai, HP Flagship 2026 Bakal Menawarkan RAM 24 GB
-
WhatsApp Luncurkan Fitur Baru di Tab Pembaruan untuk Tingkatkan Interaksi dan Monetisasi Bisnis
-
5 HP Murah Tecno Lolos Sertifikasi di Indonesia: Bawa Chip Kencang dan Fitur Ciamik
-
5 HP Samsung Kamera 50 MP Harga Rp1 Jutaan: Bisa Bokeh dan Ultrawide, Cocok buat Ngonten!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 23 Februari 2026, Klaim Incubator Voucher dan Item Eksklusif
-
5 HP dengan 2 Layar Lipat Rp2 Jutaan, Model Stylish Harga Ramah di Kantong
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Note Edge 5G vs TECNO POVA 7 Curve, Mana yang Lebih Worth It?
-
WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Pesan Grup: Anggota Baru Bisa Langsung Update Tanpa Screenshot
-
Samsung Rilis Bixby Terbaru di One UI 8.5: Lebih Natural, Cari Info Real-Time Tanpa Buka Browser
-
Tren AI Karikatur Viral, Waspada Risiko Penipuan Mengintai!
-
Apple Siap Rilis 5 Produk Baru Awal Maret 2026, iPhone 17e dan MacBook Murah Jadi Sorotan
-
Oppo Find X9s Batal Rilis di China, Fokus ke India? Ini Spesifikasi dan Bocoran Lengkapnya
-
Terpopuler: Motorola Edge 70 Fusion Siap Debut, PC dan Laptop Lenovo Naik Harga
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Februari 2026, Klaim Hadiah Ramadan dan Imlek