Suara.com - Bagi pengguna perangkat Xiaomi yang menjalankan sistem HyperOS, iklan pop-up yang sering muncul bisa menjadi sumber gangguan serius.
Selain merusak kenyamanan penggunaan, iklan-iklan ini juga dapat menurunkan produktivitas.
Terlepas dari apakah pengguna adalah pengguna pribadi yang menginginkan pengalaman lebih bersih atau administrator IT yang mengelola perangkat perusahaan, ada baiknya pengguna mengambil langkah konkret untuk menghilangkan gangguan tersebut.
Salah satu pendekatan pertama yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan pengaturan internal sistem operasi.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Jumat (4/7/2025), Xiaomi memang menyertakan sejumlah opsi tersembunyi dalam HyperOS yang bisa membantu mengurangi iklan.
Meskipun tidak secara eksplisit disebut sebagai pemblokir iklan, fitur-fitur ini cukup efektif dalam meminimalkan gangguan yang tidak diinginkan.
Langkah pertama adalah menonaktifkan layanan sistem yang paling sering menjadi sumber iklan. Untuk melakukannya ikuti cara di bawah ini:
- Buka menu Settings.
- Akses bagian Fingerprints, face data, and screen lock.
- Lanjutkan ke opsi Authorization & Revocation.
- Temukan dan matikan layanan bernama MSA serta MiuiDaemon.
Kedua layanan ini bertanggung jawab atas banyak aktivitas yang terkait iklan di dalam sistem HyperOS. Dengan menonaktifkannya, pengguna sudah menutup salah satu pintu utama bagi iklan sistem untuk muncul.
Langkah berikutnya adalah menghentikan pengumpulan data yang digunakan Xiaomi untuk menyajikan iklan yang dipersonalisasi. Untuk melakukannya, ikuti cara di bawah ini:
Baca Juga: Daftar Lengkap Fitur AI Xiaomi HyperOS 2.2 yang Tidak Boleh Terlewatkan
- Masih dari menu Settings, buka bagian Passwords & Security.
- Pilih Privacy, lalu cari opsi Advertising services.
- Nonaktifkan fitur yang disebut Personalized ad suggestions.
Untuk sebagian perangkat Xiaomi, ada opsi tambahan bernama disable ads atau “nonaktifkan iklan” yang bisa dimatikan melalui akun Mi. Jika tersedia, lakukan langkah ini:
- Buka Settings, kemudian akses menu Mi Account.
- Masuk ke About Xiaomi Account.
- Nonaktifkan fitur bertuliskan Ads in System Apps.
Setelah semua langkah di atas dilakukan, pengguna akan merasakan penurunan signifikan dalam jumlah iklan yang muncul selama penggunaan sehari-hari.
Bagi pengguna tingkat lanjut atau administrator perangkat perusahaan, ada metode tambahan yang lebih dalam dan menyeluruh menggunakan ADB (Android Debug Bridge).
Dengan ADB, pengguna dapat menghapus aplikasi sistem yang terkait dengan penyajian iklan. Proses ini memerlukan koneksi antara perangkat Xiaomi dan komputer, kemudian menjalankan perintah tertentu melalui terminal atau command prompt.
Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan ADB membutuhkan kehati-hatian. Salah menjalankan perintah dapat berdampak pada kestabilan sistem atau fungsionalitas perangkat. Oleh karena itu, sebaiknya mengikuti panduan resmi atau tutorial terpercaya ketika menggunakan ADB.
Selain memanfaatkan pengaturan bawaan dan ADB, pengguna juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti MemeOS Enhancer yang tersedia di Play Store.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026