Sea of Remnants menjadi game RPG gratis paling trending di platform Steam.
Game besutan NetEase ini dijadwalkan rilis pada 2026 untuk berbagai platform.
Pemain akan menjelajahi lautan sebagai pelaut boneka dengan visual yang artistik.
Suara.com - Sea of Remnants menjadi game RPG yang trending di platform Steam minggu ini. Meski belum meluncur, banyak penggemar yang memasukkan Sea of Remnants ke kolom Wishlist.
Sea of Remnants sendiri merupakan game RPG gratis yang dijadwalkan hadir pada 2026.
Cukup menarik, game terbitan NetEase ini bakal tersedia untuk banyak platform termasuk PlayStation 5 (PS5), PC (via Steam), serta perangkat mobile (Android & iOS).
"Sea of Remnants adalah RPG petualangan laut yang kaya secara visual. Sebagai pelaut bangsa boneka yang mencari ingatan yang hilang, Anda akan menghadapi lautan yang dinamis, melawan monster-monster aneh, membangun armada Anda, menjalin ikatan dengan lebih dari 300 rekan, dan membentuk kota bajak laut," tulis developer Joker Studio.
Sebagai informasi, Sea of Remnants sekarang merajai "Trending Upcoming" di Steam, mengumpulkan lebih dari 16.000 wishlist bahkan sebelum jadwal rilisnya di tahun 2026.
Dikembangkan oleh Joker Studio dan diterbitkan oleh raksasa industri, NetEase Games, game ini berpotensi menjadi salah satu rilis free-to-play paling ambisius dalam beberapa waktu terakhir.
Di Sea of Remnants, pemain akan berperan sebagai seorang pelaut boneka yang hilang ingatan.
Ia terdampar di sebuah kepulauan luas dengan kota bajak laut megah bernama Orbtopia.
Game ini menonjol karena dunianya yang dirancang untuk bereaksi terhadap setiap keputusan pemain.
Baca Juga: Viral Ditodong 'Kurang Bayar' Pajak, Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke Luar Negeri
Aliansi, rekrutmen kru, hingga kematian karakter dapat mengubah dinamika kota dan alur cerita, menciptakan sebuah narasi yang terasa sangat personal.
Daya tarik visualnya menjadi salah satu nilai jual utama. Dengan gaya seni mirip boneka kayu yang artistik dan penuh warna, game menawarkan estetika segar di tengah genre RPG fantasi yang seringkali terlihat serupa.
Mengutip GamingBible, sistem permainan Sea of Remnants merupakan perpaduan cerdas antara mekanisme taktis dan real-time.
Saat di darat, pertarungan berbasis giliran menuntut komposisi kru yang strategis, diperkaya dengan mekanisme unik seperti buff dadu magis.
Namun, ketika berlayar di lautan lepas, pemain akan mengendalikan kapal dalam pertempuran laut yang intens, di mana posisi dan waktu tembakan meriam menjadi kunci kemenangan.
Eksplorasi tidak hanya soal pertempuran; aktivitas seperti memancing, mini-game, dan sistem cuaca dinamis menambah kedalaman pada dunia ala petualangan laut.
Pihak pengembang menegaskan bahwa monetisasi akan berfokus pada kosmetik dan battle pass, bukan sistem pay-to-win yang merusak keseimbangan.
"Sea of Remnants memadukan visual animasi bergaya dengan sentuhan buku komik yang tajam, energi grafiti semarak, dan estetika glitch yang absurd," klaim developer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran