Suara.com - Google Veo 3 resmi diluncurkan ke Indonesia. Ini adalah model pembuatan foto atau video berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) terbaru dari Google.
"Mulai hari ini, kami meluncurkan Veo 3 ke seluruh negara di mana Gemini tersedia, termasuk Indonesia," tulis Google dalam situs resminya, dikutip Jumat (4/7/2025).
Perusahaan asal Amerika Serikat itu bercerita, Veo 3 pertama kali diluncurkan di ajang Google I/O beberapa minggu lalu. Tak lama setelah produk dikenalkan, banyak orang yang memanfaatkan generator AI tersebut dan viral di media sosial.
"Veo 3 diluncurkan di Google I/O beberapa minggu lalu, dan sejak saat itu kami telah melihat begitu banyak video menjadi viral, menghibur jutaan orang sekaligus menunjukkan apa saja yang mungkin dilakukan dengan video yang dihasilkan oleh AI," lanjut Google Indonesia.
Dicontohkan Google, video viral yang bisa dihasilkan Veo 3 ini mulai dari penampakan Bigfoot misterius hingga mengeksplorasi suara saat memotong apel kaca.
"Imajinasi Anda adalah batas dalam berkreasi dengan foto dan video di Gemini. Kreasi-kreasi luar biasa inilah yang memotivasi kami, tim Veo 3, melakukan apa yang kami lakukan–dan mengapa kami memperluas akses Veo 3 kepada lebih banyak orang di seluruh dunia," terang perusahaan.
Biaya langganan Google Veo 3
Google juga menyediakan opsi untuk pengguna jika ingin berlangganan Veo 3. Berdasarkan penelusuran Suara.com, langganan ini termasuk dalam paket yang disebut Google AI Pro.
Nah harga langganan Google Veo 3 lewat Google AI Pro ini Rp 309 ribu per bulan. Tapi jika kalian belum menggunakan platform tersebut, harga langganan awal adalah gratis.
Paket Google AI Pro ini sudah termasuk Gemini 2.5 Pro, Veo 3, NotebookLM, akses gemini ke aplikasi Google (seperti Docs, Gmail, Video, dan lain-lain), hingga penyimpanan 2TB untuk Google Photos, Drive, dan Gmail.
Baca Juga: Infinix Hot 60i Resmi Masuk Indonesia, HP Murah Sejutaan Kaya Fitur AI
Kendati begitu Google juga menegaskan kalau penggunaan AI dalam proses pembuatan video dari Veo 3 tetap aman dan bertanggung jawab. Hal ini termasuk melakukan berbagai pengujian ketat dan dan evaluasi berkala.
"Selain itu, kami memiliki pedoman untuk mencegah pembuatan konten yang berbahaya atau tidak pantas," lanjut Google.
Perusahaan menerangkan, setiap video yang dibuat dari foto akan otomatis diberi watermark atau tanda khusus, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi menggunakan teknologi SynthID. Tanda ini merupakan indikasi bahwa video tersebut dibuat oleh AI.
"Kami tidak sabar menantikan video viral Anda berikutnya di Gemini!" tutup Google Indonesia.
Cara buat video AI di Google Veo 3
Sekadar informasi, Google Veo 3 merupakan model generatif video AI dari Google DeepMind. Teknologi ini dikembangkan untuk membuat video beresolusi tinggi (hingga 1080p) dengan durasi lebih panjang dibanding model sebelumnya.
Keunggulannya terletak pada kemampuan memahami detail prompt teks dengan lebih baik, termasuk gaya visual, tone sinematik, dan pergerakan kamera. Bahkan, hasil videonya disebut-sebut hampir menyerupai karya profesional.
Dengan kemampuan tersebut, Google Veo 3 menjadi pesaing utama dari model video AI seperti OpenAI Sora.
Untuk sekarang, Anda bisa mencoba teknologi ini lewat platform Google seperti Gemini 1.5 Pro dan Google VideoFX (dalam tahap akses terbatas).
Untuk mencoba teknologi ini, Anda bisa membuat video AI pakai Google Veo 3 melalui dua platform utama milik Google, yaitu Gemini dan Flow. Berikut langkah-langkahnya:
1. Melalui Gemini
- Buka situs Gemini di browser Anda.
- Pada bagian bawah kolom prompt, pilih menu “Video”. Opsi ini hanya akan muncul jika Anda sudah berlangganan paket Google AI Pro atau Ultra.
- Masukkan teks perintah (prompt) yang menggambarkan skenario video yang ingin Anda buat.
- Usahakan untuk menuliskan deskripsi dengan jelas dan detail agar hasil videonya sesuai ekspektasi.
- Setelah itu, klik tombol “Kirim” dan tunggu prosesnya sekitar 1–2 menit.
- Jika berhasil, video hasil generasi AI akan langsung muncul di layar dan bisa Anda unduh.
2. Melalui Flow
- Akses laman labs.google/flow melalui browser.
- Klik tombol “Create with Flow”, kemudian pilih opsi “New Project”. Anda akan diarahkan ke halaman khusus untuk membuat video berbasis AI.
- Pada bagian prompt, pilih opsi “text to video”, lalu klik ikon pengaturan (biasanya berupa ikon roda gigi), dan aktifkan pilihan “Highest quality (experimental audio) Veo 3”.
- Ketikkan deskripsi atau perintah teks yang menggambarkan skenario video secara menyeluruh.
- Klik “Kirim” untuk memulai proses pembuatan. Tunggu beberapa saat hingga videonya selesai di-render.
- Setelah video muncul, Anda bisa menyesuaikan elemen seperti sudut kamera, efek suara, hingga gaya visual agar hasilnya lebih sesuai keinginan.
Berita Terkait
-
Infinix Hot 60i Resmi Masuk Indonesia, HP Murah Sejutaan Kaya Fitur AI
-
Antares Eazy Gunakan AI Permudah Monitoring dan Pemeliharaan Gedung Sekolah
-
Honor 400 Meluncur ke Indonesia, HP Rp 7 Jutaan Punya Fitur AI Canggih
-
5 Fitur AI di HyperOS 2.2 yang Wajib Dicoba Penggemar Xiaomi
-
ZTE Luncurkan Nubia Focus 2 5G di Pasar Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan dengan Ragam Fitur AI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja