Suara.com - Privasi digital kini menjadi perhatian utama di tengah pesatnya penggunaan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp. Meski telah dilengkapi dengan fitur enkripsi end-to-end, risiko penyadapan tetap ada jika pengaturan keamanan tidak dioptimalkan. Penyadapan bisa mengancam informasi pribadi, mulai dari percakapan penting, file pribadi, hingga data akun yang sensitif.
Supaya tidak menjadi korban, pengguna perlu mengambil langkah preventif langsung dari ponsel mereka. Melalui pengaturan sederhana dan fitur keamanan yang tersedia, Anda bisa memperkuat perlindungan WhatsApp dari berbagai upaya penyadapan. Berikut ini tujuh hal penting yang harus dilakukan di ponsel untuk menjaga WhatsApp tetap aman dilansir dari PonselPintarInfo: 14+ Cara Agar Chat WhatsApp Aman dari Penyadapan Jarak Jauh Klik di Sini!
7 Hal yang Harus Dilakukan di Ponsel Agar WhatsApp Aman dari Penyadapan
Berikut ini tujuh hal penting yang harus dilakukan di ponsel Anda untuk menjaga WhatsApp tetap aman dan terlindungi.
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Verifikasi dua langkah memberikan lapisan keamanan tambahan bagi akun WhatsApp Anda. Fitur ini meminta Anda memasukkan PIN enam digit saat mendaftarkan ulang nomor WhatsApp di perangkat baru. Hal ini mencegah orang lain mengakses akun Anda meskipun mereka memiliki kartu SIM Anda.
Untuk mengaktifkannya, masuk ke Pengaturan > Akun > Verifikasi dua langkah, lalu buat PIN yang tidak mudah ditebak. Jika masih belum paham, Anda bisa mencari tau lebih lanjut terkait penggunaan fitur ini di website resmi PonselPintarInfo Fitur ini akan secara berkala meminta Anda memasukkan PIN tersebut, memastikan akun tetap aman dan tidak bisa diambil alih sembarangan.
2. Perbarui WhatsApp dan Sistem Operasi Ponsel Secara Berkala
Pembaruan rutin pada aplikasi WhatsApp dan sistem operasi ponsel sangat penting untuk menutup celah keamanan. Setiap pembaruan biasanya membawa perbaikan terhadap bug dan kerentanan sistem yang bisa dimanfaatkan oleh penyusup.
Baca Juga: UMKM Jabar Makin Mudah Akses Pasar Mancanegara dengan UMK Academy Pertamina Patra Niaga
Selalu aktifkan pembaruan otomatis atau secara berkala cek pembaruan di Google Play Store atau App Store. Jangan lupa juga untuk memperbarui sistem operasi ponsel agar perlindungan menyeluruh bisa dilakukan dari tingkat software dasar.
3. Hindari Mengakses WhatsApp Web dari Perangkat Asing
WhatsApp Web memang memudahkan akses pesan di laptop atau komputer, tetapi bisa menjadi pintu masuk bagi penyadapan jika digunakan di perangkat umum atau milik orang lain. Jika lupa logout, orang lain bisa membaca seluruh percakapan Anda.
Pastikan Anda hanya mengakses WhatsApp Web dari perangkat pribadi dan selalu logout setelah selesai. Anda bisa mengecek perangkat yang terhubung melalui menu Perangkat Tertaut di pengaturan WhatsApp, lalu keluar dari semua perangkat yang tidak dikenal.
4. Gunakan Kunci Aplikasi dan Sidik Jari
Fitur kunci aplikasi atau biometrik seperti sidik jari dan Face ID menjadi proteksi fisik tambahan yang sangat berguna. Jika ponsel Anda hilang atau dipinjam orang, mereka tetap tidak bisa membuka WhatsApp tanpa sidik jari Anda.
Berita Terkait
-
UMKM Jabar Makin Mudah Akses Pasar Mancanegara dengan UMK Academy Pertamina Patra Niaga
-
UMKM Serap 119 Juta Tenaga Kerja di Indonesia
-
BI Minta Pelaku UMKM Waspada Penipuan QRIS
-
BRI Dukung UMKM Tanaman Hias di Batu Lewat Program Klasterkuhidupku
-
Ketekunan Berbuah Apresiasi, Nasabah PNM Palembang Ikuti Studi Banding UMKM
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan