Suara.com - HP Samsung kini menjadi salah satu merek smartphone yang paling diminati di Amerika Serikat, berdasarkan laporan Canalys untuk kuartal II-2025. Brand asal Korea Selatan itu berhasil menempati posisi kedua dengan pangsa pasar sebesar 31%.
Pengiriman unitnya pun meningkat tajam sebesar 38% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 8,3 juta unit, lonjakan ini terutama didorong oleh ekspansi seri Galaxy A.
Di sisi lain, Apple tetap memimpin pasar smartphone lokal di AS. Namun, berbeda dengan Samsung, pengiriman produk Apple justru mengalami penurunan selama periode yang sama.
Kinerja impresif Samsung di kuartal II-2025 bukanlah kebetulan. Di balik lonjakan pengiriman dan peningkatan pangsa pasar, terdapat sejumlah keunggulan teknis dan strategis yang membuat konsumen AS semakin melirik produk Samsung.
Meskipun iPhone diakui karena ekosistemnya yang solid dan stabilitasnya, Samsung menawarkan keunggulan di berbagai aspek krusial yang membuatnya menjadi pilihan yang lebih unggul bagi banyak pengguna.
Berikut adalah 5 alasan mengapa ponsel Samsung lebih baik dari iPhone.
1. Pionir Inovasi Layar dan Desain Berani
Samsung secara luas dianggap sebagai raja teknologi layar smartphone. Faktanya, Apple bahkan menggunakan panel OLED buatan Samsung untuk seri iPhone mereka.
Meski begitu, Samsung seringkali menyimpan teknologi terbaiknya untuk perangkatnya sendiri, dengan layar yang umumnya memiliki resolusi lebih tinggi, tingkat kecerahan puncak yang lebih baik, dan kecepatan refresh yang lebih superior di lebih banyak model.
Baca Juga: Update Harga Laptop Samsung Agustus 2025, Spek Dewa!
Di luar kualitas layar, Samsung tidak takut bereksperimen dengan desain dan bentuk baru. Seri Galaxy Z Fold dan Z Flip adalah bukti nyata keberanian Samsung dalam mempopulerkan ponsel lipat, sebuah segmen yang bahkan belum dimasuki oleh Apple.
2. Kebebasan Kustomisasi Tanpa Batas
Salah satu perbedaan paling mendasar antara Samsung dan iPhone terletak pada sistem operasinya. iPhone dengan iOS terkenal dengan ekosistemnya yang tertutup dan kaku.
Di sisi lain, Samsung menggunakan sistem operasi Android yang dipoles dengan antarmuka One UI, memberikan tingkat kustomisasi yang tak tertandingi.
Ponsel Samsung menawarkan fleksibilitas tinggi dalam pengalaman pengguna, seperti menyesuaikan seluruh tema, ikon, dan tampilan antarmuka sesuai dengan gaya pribadi, sehingga perangkat terasa lebih personal.
Tingkat personalisasi ini memberikan pengguna kontrol penuh atas pengalaman mereka, menjadikan ponsel benar-benar milik mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation