Suara.com - Setelah sukses besar dengan Black Myth: Wukong, pengembang GameScience secara resmi memperkenalkan sekuelnya, Black Myth: Zhong Kui, pada acara Gamescom Opening Night Live 2025.
Game ini akan mengusung karakter utama Zhong Kui, dewa dalam mitologi Tiongkok yang bertugas membasmi roh jahat dan berkelana di antara dunia manusia dan neraka.
Saat di panggung Gamescom, pembawa acara Geoff Keighley menyebut Zhong Kui sebagai "dewa penangkap hantu yang berkelana di antara neraka dan bumi."
Meskipun pengumuman sekuel ini menarik perhatian, Keighley memastikan bahwa pengembangan Black Myth: Wukong tidak akan berhenti di sini dan DLC (konten tambahan) untuk game tersebut masih dalam pengerjaan.
Menurut deskripsi resmi dari GameScience, Black Myth: Zhong Kui adalah RPG aksi pemain tunggal yang berlatar fantasi Tiongkok kuno.
"Game ini akan memberikan pengalaman dan fitur gameplay yang khas yang mendorong batasan kami, sambil juga membawa ide-ide segar dan perubahan yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan serta penyesalan di masa lalu," jelas GameScience.
Saat ini, Black Myth: Zhong Kui masih dalam tahap pengembangan awal, sehingga belum ada tanggal rilis resmi atau cuplikan gameplay yang ditayangkan.
Black Myth: Wukong adalah game aksi yang memecahkan rekor penjualan. Sejak diluncurkan untuk PC dan PlayStation 5 tahun lalu, game ini berhasil terjual 10 juta unit hanya dalam waktu tiga hari.
Sementara itu, versi Xbox Series X dan S dijadwalkan akan rilis pada 20 Agustus 2025.
Baca Juga: 6 Calon Pemenang Game of The Year 2024: Ada Astro Bot dan Black Myth Wukong
Kesuksesan luar biasa dari Black Myth: Wukong telah menempatkan GameScience sebagai pengembang yang patut diperhitungkan.
Dengan pengumuman Black Myth: Zhong Kui, para penggemar waralaba ini dapat menantikan pengalaman bermain yang lebih mendalam, inovatif, dan penuh aksi, yang tetap berakar pada mitologi Tiongkok kuno yang kaya.
Berita Terkait
-
Developer Black Myth Wukong Siapkan Game Baru, Hadirkan Dewa Pemburu Hantu
-
Tablet Gaming Redmi Segera Debut, Xiaomi Pamer Main Wukong dengan Kontroler
-
Phantom Blade Zero: Menyusul Kesuksesan Black Myth Wukong
-
6 Calon Pemenang Game of The Year 2024: Ada Astro Bot dan Black Myth Wukong
-
Black Myth Wukong Terima Peringkat ESRB, Segera Hadir ke Xbox?
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa