Tekno / Game
Senin, 13 Juli 2026 | 12:00 WIB
Cyber Breaker Competition Season 3. [Peris.AI]
Baca 10 detik
  • Peris.ai dan RRQ menyelenggarakan Grand Final Cyber Breaker Competition Season 3 pada 11 Juli 2026 di Jakarta.
  • Kompetisi ini menarik 916 peserta yang bersaing dalam tantangan keamanan siber menggunakan format pertandingan ala esports.
  • Ajang ini bertujuan mengasah kemampuan teknis peserta sekaligus menjadi jalur penyedia talenta bagi industri keamanan siber nasional.

Suara.com - Peris.ai Cybersecurity bersama RRQ menyelenggarakan Grand Final Cyber Breaker Competition Season 3 pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, fX Sudirman.

CEO & Co-Founder Peris.ai Cybersecurity, David Samuel mengatakan, Cyber Breaker Competition merupakan kompetisi keamanan siber yang menggabungkan live hacking battle, edukasi publik, competitive storytelling, dan pengalaman pertandingan ala esports.

"Melalui pendekatan ini, keamanan siber yang kerap dianggap sebagai topik teknis diperkenalkan dalam format yang lebih menarik, mudah diikuti, dan relevan bagi generasi digital," katanya dalam siaran pers, Senin (13/7/2026).

Cyber Breaker Competition Season 3 mencatat pertumbuhan signifikan dengan partisipasi 916 peserta atau 458 tim dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, komunitas teknologi informasi, praktisi, dan talenta keamanan siber.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Season 1 yang diikuti 137 peserta dan Season 2 dengan 616 peserta. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya minat terhadap ruang kompetisi keamanan siber yang legal, terarah, dan relevan dengan kebutuhan industri.

"Melalui Cyber Breaker, talenta muda mendapatkan ruang untuk mengasah kemampuan teknis, membangun pengalaman kompetitif, memperluas jaringan profesional, serta memperoleh eksposur di hadapan komunitas, industri, dan pemangku kepentingan," lanjutnya.

Cyber Breaker Competition Season 3. [Peris.AI]

Kompetisi ini juga dikembangkan sebagai bagian dari talent pipeline bagi industri yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi keamanan siber.

Dalam setiap pertandingan, peserta menghadapi sejumlah kategori tantangan, yaitu Web, Crypto, Pwn, dan Reverse. Kategori tersebut menguji kemampuan teknis, kecepatan analisis, strategi pemilihan challenge, pembagian peran, dan pengambilan keputusan dalam tekanan waktu.

Format live hacking memungkinkan audiens mengikuti jalannya pertandingan melalui penjelasan caster, visualisasi data, serta analisis pertandingan tanpa menampilkan informasi sensitif dari proses pengujian.

Baca Juga: Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Elemen-elemen esports seperti bracket, match format, caster, live audience, stage experience, player profile, analisis pertandingan, dan competitive storytelling diadaptasi ke dalam kompetisi keamanan siber.

Melalui format tersebut, peserta tidak hanya diuji dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga dari strategi, komunikasi tim, konsistensi, adaptasi, dan kemampuan menghadapi tekanan dalam pertandingan langsung.

Penyelenggaraan Cyber Breaker Competition Season 3 didukung oleh PT Satria Siber Nusantara sebagai sponsor utama. Dukungan tersebut berperan dalam memperluas jangkauan program, meningkatkan kualitas penyelenggaraan, serta memperkuat koneksi antara talenta keamanan siber dengan kebutuhan industri.

"Kolaborasi antara Peris.ai, RRQ, Satria Siber Nusantara, pemerintah, komunitas, dan berbagai partner menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keamanan siber yang lebih berkelanjutan," jelasnya.

Load More