- GoTo memperoleh pinjaman baru senilai Rp 4,65 triliun dari DBS dan UOB untuk memperkuat keuangan dan mendorong pertumbuhan bisnis
- Dana digunakan untuk melunasi utang lama dan mendanai investasi serta modal kerja demi ekspansi dan efisiensi
- Pinjaman ini mencerminkan kepercayaan kuat pasar terhadap ketahanan dan prospek jangka panjang GoTo di sektor digital Indonesia
Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (IDX: GOTO), ekosistem digital ini resmi memperoleh fasilitas pinjaman berjangka baru senilai Rp 4,65 triliun dengan tenor empat tahun.
Langkah strategis ini diharapkan semakin memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah lanskap ekonomi digital yang kompetitif.
Fasilitas baru ini diberikan oleh PT Bank DBS Indonesia dan United Overseas Bank Limited (UOB) yang bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk dua tujuan utama.
Pertama, melunasi sisa utang sebesar Rp 467 miliar dari pinjaman sebelumnya yang disepakati pada November 2022 (Fasilitas Eksisting).
Kedua, mendanai kebutuhan korporasi umum, investasi strategis, serta modal kerja untuk mendorong ekspansi dan efisiensi operasional GoTo.
Simon Ho, Chief Financial Officer GoTo, menyampaikan bahwa fasilitas baru ini memberikan fleksibilitas finansial tambahan bagi perusahaan.
“Fasilitas baru ini memperkuat posisi keuangan GoTo dan memberikan fleksibilitas tambahan untuk mendukung pertumbuhan serta efisiensi ekosistem GoTo secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (19/9/2025).
Lebih lanjut, Simon menekankan bahwa dukungan dari institusi keuangan terkemuka seperti DBS dan UOB mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap ketahanan bisnis dan potensi pertumbuhan jangka panjang dari GoTo.
Baca Juga: Goto Gelar Doa Lintas Agama: Habib Jafar hingga Bhikkhu Bhadra Doakan Persatuan dan Keluarga Affan
Kedua institusi keuangan yang terlibat menyatakan komitmen penuh dalam mendukung transformasi ekonomi digital Indonesia melalui kemitraan dengan GoTo.
“Kolaborasi ini mencerminkan peran Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya untuk pertumbuhan bisnis, dengan menghadirkan solusi finansial inovatif yang mendorong perekonomian digital Indonesia,” kata Anthonius Sehonamin, Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia.
Sementara itu, Harapman Kasan, Wholesale Banking Director PT Bank UOB Indonesia, menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan perusahaan seperti GoTo.
“Fasilitas ini menegaskan pentingnya kemitraan strategis dalam mendorong kemajuan berkelanjutan sektor digital di Indonesia. Kami siap menjadi mitra lintas batas untuk memperkuat fondasi pertumbuhan GoTo di tengah tantangan ekonomi global,” ungkapnya.
Fasilitas pinjaman ini menandai kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis GoTo serta menunjukkan kesiapan perusahaan dalam mengakselerasi ekspansi layanan, baik di sektor transportasi, e-commerce, maupun layanan keuangan digital.
Dengan kombinasi dana segar dan efisiensi operasional yang terus diperkuat, GoTo menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem ekonomi digital nasional.
Berita Terkait
-
Goto Gelar Doa Lintas Agama: Habib Jafar hingga Bhikkhu Bhadra Doakan Persatuan dan Keluarga Affan
-
Sistem Layanan on Demand GoTo Kini Ditampung di Pusat Data Milik Perusahaan China
-
KPPU Ikut Sorot Isu Merger Grab dan GoTo, Ancam Sanksi Jika Ada Monopoli
-
GOTO Minta Izin Lakukan Buyback Saham Senilai Rp3,3 Triliun
-
GoTo Malu-malu Dilamar Grab, Mahar Sampai Rp115 Triliun?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP