-
Oppo Pad 5 rilis global 16 Oktober 2025 dengan ColorOS 16 berbasis Android 16.
-
Dibekali layar 12,1 inci 3K+, refresh rate 144Hz, dan baterai 10.300 mAh 67W.
-
Chipset Dimensity 9400+, RAM hingga 16GB, storage 512GB, multitasking canggih untuk produktivitas.
Suara.com - Setelah berbagai bocoran, poster resmi Oppo Pad 5 akhirnya beredar. Perusahaan mengumumkan bahwa tablet Oppo Pad 5 siap meluncur secara global pada 16 Oktober 2025.
Tablet premium ini bakal tampil dengan antarmuka terbaru, ColorOS 16. Oppo Pad 5 akan mengusung layar super lega dan refresh rate tinggi hingga 144 Hz.
Pengumuman yang dibagikan melalui akun resmi Weibo menarik perhatian, karena tanggal tersebut juga bertepatan dengan peluncuran seri flagship Find X9 dan Find X9 Pro di China.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa Oppo siap menggebrak pasar dengan ekosistem perangkat premium terbarunya.
Salah satu daya tarik utama perangkat adalah konfirmasi bahwa tablet ini akan menjalankan ColorOS 16, yang berbasis pada Android 16.
Lewat sebuah video teaser, Oppo memamerkan keunggulan software, menampilkan fitur multitasking canggih seperti dukungan multi-layar, peralihan cepat antar aplikasi, dan dukungan multi-gestur.
Kemampuan tersebut merupakan kelanjutan dari fitur Split View dan Boundless View yang sudah ada, menjanjikan pengalaman produktivitas yang lebih mulus dan intuitif bagi para penggunanya.
Bicara soal dapur pacu, bocoran dari Geekbench mengindikasikan Oppo Pad 5 akan ditenagai chipset super kencang, MediaTek Dimensity 9400+.
Mengutip FoneArena, skor benchmark yang tercatat mencapai 2.673 untuk single-core dan 7.839 untuk multi-core, menandakan performa yang sangat buas.
Baca Juga: Spesifikasi Honor Pad 10: Tablet Midrange dengan Snapdragon 7 Gen 3 dan Fitur AI
Performa ini bakal didukung oleh opsi RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal mencapai 512 GB.
Untuk urusan visual, tablet Oppo terbaru ini dilaporkan akan mengusung layar LCD seluas 12,1 inci dengan resolusi 3K+ yang tajam dan refresh rate 144Hz.
Kombinasi tersebut menjanjikan pengalaman visual yang sangat memanjakan mata, baik untuk streaming film, bermain game, maupun bekerja.
Semua kehebatan itu ditopang oleh baterai jumbo berkapasitas 10.300 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 67 W.
Dengan kombinasi layar premium, performa chipset flagship, dan fitur multitasking canggih dari ColorOS 16, Oppo Pad 5 berpotensi menjadi penantang serius di pasar tablet kelas atas.
Bobot yang hanya 579 gram juga membuatnya menjadi salah satu yang paling ringan di kelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?