-
Google Drive for Desktop kini dilengkapi AI untuk deteksi dan intervensi ransomware.
-
Sistem AI otomatis hentikan sinkronisasi file saat terdeteksi aktivitas mencurigakan.
-
Fitur ini tersedia gratis untuk seluruh pengguna Google Workspace.
Bagi tim IT, administrator Google Workspace tetap dapat memantau dan mengendalikan situasi melalui konsol Admin dan pusat keamanan (security center).
Semua aktivitas ransomware yang terdeteksi tercatat dalam log audit yang lengkap, memberikan visibilitas penuh agar dapat melakukan langkah penanganan lanjutan jika diperlukan.
Fitur deteksi dan intervensi AI ini diaktifkan secara default untuk semua pelanggan Google Workspace, namun administrator tetap memiliki opsi menonaktifkan fungsi tersebut sesuai kebutuhan organisasi.
Diluncurkan dalam open beta mulai hari ini, fitur AI deteksi dan intervensi ransomware di Google Drive merupakan bagian dari rangkaian kontrol keamanan skala perusahaan yang disediakan tanpa biaya tambahan.
Kemampuan pemulihan file juga dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan Google Workspace tanpa perlu membayar ekstra.
“Pertahanan malware bawaan Google Drive juga membantu mencegah penyebaran ransomware ke perangkat lain dalam jaringan, sehingga memberikan perlindungan menyeluruh untuk bisnis, sekolah, rumah sakit, dan lembaga pemerintah,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jangan Asal Tulis! Ini 'Mantra Ajaib' Miniatur AI yang Benar, Tinggal Copy Paste
-
Memori HP Penuh? Ini Cara Bikin Miniatur AI Viral Tanpa Install Aplikasi Apapun
-
Viral di Medsos! Ini Cara Cepat Ubah Fotomu Jadi Action Figure Keren Pakai Google Gemini
-
Fenomena Miniatur AI: Ketika Foto Anda Disulap Menjadi 'Mainan' Koleksi yang Viral
-
Ikut Tren Viral? Ini Panduan Miniatur AI Paling Cepat, Dijamin Berhasil untuk Pemula
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air