Akan lebih baik kalau kamu sudah menyiapkan rencana bisnis sejak awal. Hitung dengan cermat biaya produksi, pengiriman, pajak, hingga biaya untuk web hosting kalau kamu berjualan online.
Selain itu, pahami juga peraturan bisnis yang berlaku dan pastikan kamu menjalankannya dengan benar. Dengan begitu, bisnismu bisa berjalan lancar dan lebih dipercaya konsumen.
3. Daftarkan nama domain bisnis Anda
Sama seperti bisnis lain, pilihlah nama yang singkat, unik, dan mudah diingat supaya orang cepat mengenali brand kamu.
Coba kunjungi situs penyedia domain untuk mengecek apakah nama yang kamu inginkan masih tersedia. Kalau menemukan nama yang pas dan belum dipakai orang lain, langsung saja daftarkan sebelum keburu diambil.
4. Carilah layanan web hosting
Memang ada layanan web hosting gratis, tapi kalau kamu serius mau bangun bisnis online jangka panjang, sebaiknya pertimbangkan yang berbayar.
Biasanya layanan berbayar punya fitur lebih lengkap dan stabil, jadi risiko masalah saat bisnis mulai berkembang juga lebih kecil. Pilihlah hosting yang bisa mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
Beberapa layanan hosting sudah menyediakan banyak template siap pakai, jadi kamu bisa bikin website dengan cepat dan mudah.
Baca Juga: UMKM Kini Bisa Punya Toko Online Sendiri, Gratis di Tahap Awal!
Tapi kalau kamu ingin lebih bebas mengatur tampilan atau fitur, ada juga layanan yang memungkinkan kamu ngoding sendiri.
Membuat Toko Online
1. Buatlah situs web yang menarik dan fungsional
Website kamu harus mencerminkan gaya produk yang dijual apakah elegan, kasual, klasik, atau unik tapi tetap terlihat profesional.
Ingat, situsmu adalah wajah bisnis yang membangun kepercayaan pembeli, jadi buat tampilannya menarik dan mudah digunakan.
Sesuaikan desain dengan produk. Kalau jual perhiasan mewah, tampilannya harus elegan; tapi kalau jual produk daur ulang, buat desain yang lebih sederhana dan kreatif.
Kalau kamu menawarkan jasa seperti desain, programming, atau penulisan, buatlah portofolio online agar calon klien bisa melihat hasil kerjamu.
Tak perlu repot membuat situs dari nol banyak template dan desainer yang bisa membantu. Yang penting, pastikan pengunjung bisa langsung menemukan tombol “beli” tanpa harus banyak klik.
2. Milikilah software ecommerce
Kamu butuh software e-commerce supaya pelanggan bisa melihat produk, mengisi data diri, dan bertransaksi dengan aman. Software ini juga menjaga informasi pembeli tetap terlindungi.
Jangan ragu untuk berinvestasi di sini, karena sistem e-commerce yang bagus bisa bikin pelanggan lebih percaya dan nyaman belanja di tokomu.
Kalau nggak mau repot, kamu bisa pakai layanan e-commerce siap pakai seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dan masih banyak lainnya.
Platform seperti ini biasanya sudah menyediakan template gratis, sistem pembayaran, dan berbagai fitur lain dengan harga yang bersaing.
Kekurangannya, kamu harus menyesuaikan diri dengan tampilan dan format yang sudah disediakan, karena tidak bisa sepenuhnya mengubah desainnya sendiri.
3. Buatlah rekening penjualan
bisnis jasa biasanya hanya menerima pembayaran tunai atau cek, dan membuat sistem pembayaran dengan kartu kredit itu ribet serta mahal.
Sekarang, dengan layanan seperti PayPal, kamu bisa menerima pembayaran dari berbagai jenis kartu kredit atau debit secara online dengan mudah.
Selain praktis, PayPal juga punya fitur perlindungan transaksi kalau sewaktu-waktu terjadi masalah atau sengketa.
Menjual Jasa
1. Tambahkan konten yang menarik di situs Anda
Fokus pada keahlian utamamu dan tampilkan secara profesional agar calon klien mendapat kesan positif. Tambahkan deskripsi singkat yang relevan bila perlu.
Hindari istilah teknis yang rumit. Jelaskan kemampuanmu dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami, misalnya, “Saat mengetik di kotak ini, sistem akan otomatis melengkapi teks,” bukan penjelasan kode yang bikin bingung.
2. Lakukan sosialisasi
Di mana pun bisnismu berada, kuncinya adalah membuat nama dan brand kamu dikenal luas di dunia online.
Buat akun bisnis di platform seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn. Kalau bisnismu berkaitan dengan visual atau desain, kamu juga bisa pakai Flickr atau Tumblr.
Setiap kali ada hal baru entah itu kontrak kerja sama, produk baru, postingan blog, atau foto promosi bagikan di semua media sosialmu.
Pastikan juga semua akun media sosial terhubung ke website utamamu, dan sebaliknya, supaya pelanggan bisa dengan mudah menemukan bisnismu di mana saja.
3. Jadilah pemasar afiliasi
Banyak bisnis dan pengelola website memanfaatkan program afiliasi untuk meningkatkan penjualan online, dan menariknya, sebagian besar program ini bisa diikuti secara gratis.
Setelah bergabung, kamu akan mendapatkan tautan khusus dengan ID afiliasi unik yang digunakan untuk mempromosikan produk perusahaan tersebut. Setiap kali seseorang membeli lewat tautanmu, kamu akan mendapat komisi.
Contohnya, kalau kamu ikut program afiliasi dari Musician’s Friend, toko online alat musik, kamu bisa menaruh link produk mereka di websitemu.
Kalau ada pengunjung yang klik tautan itu dan melakukan pembelian dalam jangka waktu tertentu (misalnya 24 jam), kamu akan mendapatkan komisi dari penjualan itu.
4. Tambahkan iklan Google AdSense pada blog atau situs web Anda
Google AdSense adalah cara mudah buat pemilik website, baik kecil maupun besar, untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Sistemnya sederhana kamu menampilkan iklan yang sesuai dengan isi situsmu, dan iklan itu akan muncul untuk pengunjung yang tertarik dengan topik tersebut.
Setiap kali iklan ditayangkan atau diklik oleh pengunjung, kamu akan mendapat bayaran.
Jadi, bagi Anda yang ingin memiliki kebebasan finansial dan waktu kerja fleksibel, tidak ada waktu yang lebih tepat selain sekarang. Mulailah langkah kecil, temukan ide, dan wujudkan bisnis online impian Anda.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup