-
Indosat dan Komdigi kolaborasi terapkan registrasi eSIM berbasis biometrik.
-
Teknologi biometrik menjamin keamanan dan keabsahan data pelanggan.
-
Standar internasional ISO 30107-3 digunakan untuk validasi identitas secara digital
Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) menghadirkan inovasi terbaru dalam registrasi eSIM prabayar berbasis teknologi biometrik.
Kolaborasi ini diperlihatkan melalui Live Biometric Demo yang digelar di Gerai IM3 Jakarta.
Penerapan teknologi biometrik ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih nyaman, aman, dan modern bagi pelanggan.
Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, menegaskan dukungannya terhadap langkah Indosat tersebut.
"Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di tanah air,” ujar Edwin, dalam keterangan resminya, Selasa (21/10/2025).
Sementara itu, Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.
"Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri,” katanya.
Demo bersama ini menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur Indosat dalam mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis.
Sistem biometrik yang diterapkan mengacu pada standar internasional ISO 30107-3, meliputi validasi nomor pelanggan (MSISDN), Nomor Induk Kependudukan, pengambilan foto wajah (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah dengan data DUKCAPIL.
Baca Juga: MyRepublic Menang Lelang Frekuensi 1.4 GHz, Ini Daftar Wilayah Kebagian Internet Murah
Dengan tingkat kecocokan wajah minimal 95 persen, teknologi ini memastikan keabsahan identitas pelanggan dan menekan risiko penyalahgunaan data pribadi, menjadikan registrasi eSIM lebih terpercaya dan efisien.
Berita Terkait
-
Tri Perkuat Talenta Muda di Industri Gaming lewat H3RO Land Dream Battle 2.0, Bisa Mabar RRQ
-
Hasil Lelang Frekuensi 1.4 GHz: Adik Prabowo hingga Telkom-MyRepublic Rebutan Internet Murah
-
Komdigi Sebut Indonesia Harus Mandiri Kembangkan AI biar Tak Bergantung Teknologi Asing
-
Indosat Gandeng UN Women: Lahirkan "SheHacks" Mini di Daerah!
-
Indosat Luncurkan Beasiswa Coding IDCamp 2025, Targetkan 2 Juta Talenta AI
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian