Dari sisi tampilan, smartwatch juga unggul dalam aspek estetika dengan berbagai pilihan desain dan tali jam yang dapat disesuaikan dengan gaya pengguna.
Kekurangan Whoop Band
Kelemahan utama whoop justru terletak pada model bisnisnya yang berbasis langganan. Pengguna perlu membayar biaya tahunan mulai dari sekitar USD 199 hingga USD 359 tergantung paket untuk dapat menggunakan perangkat sekaligus mengakses semua fitur analisis.
Selain itu, tidak adanya layar membuat Whoop kurang praktis bagi pengguna yang ingin melihat data secara langsung tanpa membuka aplikasi.
Kekurangan Smartwatch
Sedangkan, smartwatch seringkali memiliki masa pakai baterai yang lebih pendek, terutama untuk model dengan layar besar dan resolusi tinggi seperti Apple Watch.
Selain itu, meskipun banyak smartwatch menawarkan fitur pemantauan kesehatan, analisisnya cenderung tidak sedalam Whoop dalam hal HRV, pemulihan, dan kualitas tidur.
Smartwatch juga lebih rentan terhadap distraksi karena terus menampilkan notifikasi dari ponsel, yang bagi sebagian orang dapat mengganggu fokus maupun kualitas istirahat.
Whoop Band vs Smartwatch, Pilih Mana?
Pemilihan antara whoop band dan smartwatch bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Jika prioritas utama adalah pemulihan, analisis data kesehatan, dan peningkatan performa olahraga, maka Whoop Band adalah pilihan yang lebih tepat.
Whoop band dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kondisi tubuh dan membantu menentukan kapan waktu terbaik untuk beraktivitas atau beristirahat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Smartband untuk Wanita dengan Pergelangan Tangan Kecil: Nyaman Sekaligus Fungsional
Namun, jika kamu membutuhkan perangkat yang serbaguna yang dapat digunakan untuk berkomunikasi, berolahraga, sekaligus melengkapi gaya hidup digital maka smartwatch merupakan opsi yang lebih fleksibel.
Dengan berbagai fitur tambahan dan desain yang modern, smartwatch mampu menjadi pendamping aktivitas harian sekaligus alat pelacak kesehatan dasar yang handal.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
58 Kode Redeem FF Hari Ini 20 Januari 2026, Cek Jadwal Rilis Bundle Sukuna dan Fitur Mic Terbaru
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari 2026, Bocoran UTOTY Mbappe dan Maldini 111
-
Acer Indonesia Kumpulkan 3 Ton e-Waste dan Lanjutkan dengan Penanaman 2.000 Pohon
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 20 Januari 2026, Ada Gojo Ascension dan Kacamata Nanami
-
Anti Ngelag dan Tahan Seharian, Oppo Siapkan A6t Series Jadi Andalan Anak Muda
-
Lenovo Perluas Yoga dan IdeaPad Berbasis AI di CES 2026
-
5 HP Oppo Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta: Hasil Jepretan Oke, Baterai Awet
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari 2026, Klaim 10 Ribu Gems dan Pemain TOTY Gratis
-
5 Alasan Xiaomi 15T Series Jadi Smartphone Favorit Fotografer Profesional
-
Poster Resmi Redmi Turbo 5 Max Beredar, Jadi HP Flagship POCO di Pasar Global?