-
Phil Spencer menegaskan Forza Motorsport belum dihentikan, tetapi pengembangannya diperlambat.
-
Pemangkasan tim Turn 10 Studios menimbulkan kekhawatiran penggemar soal masa depan seri simulator balap legendaris itu.
-
Forza Horizon tetap menjadi prioritas dan terus sukses, sementara Forza Motorsport “beristirahat”.
Suara.com - Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Microsoft yang turut memangkas tim Turn 10 Studios awal tahun sontak membuat para penggemar game balap cemas.
Kekhawatiran semakin memuncak setelah seorang mantan karyawan mengklaim studio tersebut kini hanya menjadi tim pendukung untuk seri Forza Horizon yang lebih populer.
Komunitas pun bertanya-tanya, apakah ini akhir dari seri simulator balap legendaris, Forza Motorsport?
Akhirnya, CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer, memberikan klarifikasi yang telah lama dinanti.
Dalam sebuah wawancara dengan situs Famitsu, Phil Spencer menanggapi langsung spekulasi mengenai nasib dua waralaba ikonik Xbox: Halo dan Forza Motorsport.
Sementara ia dengan tegas membantah rumor tamatnya Halo, jawabannya untuk Forza Motorsport memberikan gambaran yang lebih kompleks.
Spencer meyakinkan bahwa seri ini tidak akan kemana-mana, namun ia juga mengisyaratkan bahwa para penggemar harus lebih bersabar untuk melihat seri baru dalam waktu dekat, karena fokus Xbox sekarang adalah pada game yang jadwal rilisnya lebih mendesak.
"Mengenai Forza Motorsport, terkadang kami perlu mengalihkan fokus ke game yang perlu dirilis lebih cepat. Kami memahami reaksi banyak orang ketika kami mengurangi Turn 10 Studios ," kata Spencer dikutip dari Famitsu.
Pernyataan tersebut secara efektif mengonfirmasi bahwa pengembangan Forza Motorsport sedang diperlambat.
Baca Juga: Mode Battle Royale Battlefield 6 Dirumorkan Rilis Gratis Minggu Depan
Spencer menjelaskan bahwa dengan memiliki lebih dari 20 studio di bawah naungan Xbox Game Studios, mereka perlu fleksibilitas untuk mengalokasikan sumber daya pada proyek yang paling membutuhkan perhatian jangka pendek.
Itu sekaligus memberikan waktu lebih bagi tim lain agar tidak terburu-buru dalam pengembangan.
Meskipun terdengar logis, argumen itu terasa sedikit ironis bagi sebagian penggemar.
Reboot Forza Motorsport yang rilis pada tahun 2023 lalu memakan waktu pengembangan hingga enam tahun, jeda terpanjang dalam sejarah seri.
Sayang, penantian panjang itu tidak sepenuhnya terbayar, dengan banyak penggemar setia merasa game tersebut kurang memuaskan.
Di sisi lain, saudaranya yang bergenre arcade open-world, Forza Horizon, terus meraih kesuksesan masif. Judul anyar bahkan segera hadir dengan latar Jepang yang sangat dinantikan.
Jadi, untuk saat ini, nasib Forza Motorsport berada di pit stop. Seri tersebut belum pensiun, tetapi sedang beristirahat sementara Xbox memprioritaskan pembalap lain di grid mereka.
Menurut Anda, apakah ini langkah yang tepat dari Xbox?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN