Namun, Grokipedia menulis versi berbeda, dengan nada skeptis: “Sebagian pihak berpendapat bahwa klaim mengenai konsensus ilmiah sering melebih-lebihkan kesepakatan karena seleksi data dalam tinjauan literatur.”
Versi Grokipedia juga menuduh media dan organisasi lingkungan seperti Greenpeace “memperbesar ketakutan publik” melalui “narasi eksistensial yang tidak selalu berbasis bukti empiris.”
DW menuliskan bahwa motivasi Musk mendirikan Grokipedia tidak hanya bersifat bisnis, tapi juga ideologis. Ia menilai Wikipedia “terlalu condong ke kiri” dan pernah menyebutnya “Wokepedia” — istilah yang digunakan untuk menyindir pandangan liberal.
Filippo Trevisan, profesor komunikasi publik dari American University di Washington D.C., mengatakan bahwa Grokipedia mungkin merupakan upaya Musk untuk menyediakan alternatif bagi kelompok konservatif di Amerika.
“Tujuannya bukan uang, tapi ideologi. Musk ingin menciptakan sumber informasi yang ia anggap lebih netral — meski belum tentu benar-benar demikian,” ujarnya.
Namun, banyak akademisi meragukan konsep “netralitas” versi AI. Trevisan menambahkan, “Kita tidak tahu apa yang terjadi di dalam sistem algoritma Grok. Tanpa transparansi, sulit bagi publik memverifikasi alasan di balik munculnya suatu informasi.”
Saat ini, Grokipedia memiliki sekitar 885.000 artikel, jauh lebih sedikit dibanding Wikipedia yang mencapai 7 juta halaman dalam bahasa Inggris.
Versi situs yang baru diluncurkan ini masih dalam tahap uji coba (v0.1). Musk berambisi memperluasnya hingga melampaui Wikipedia dalam “kedalaman dan akurasi” pada 2026.
Namun, para pengamat menilai ambisi tersebut belum sebanding dengan kualitas yang ditunjukkan. “Grokipedia kadang terasa seperti kumpulan potongan ide dan konsep yang tidak saling terhubung,” ujar Radu. “Alih-alih memberikan pemahaman menyeluruh, ia justru membuat pembaca kehilangan konteks besar.”
Baca Juga: Pemerintah Diminta Siap Hadapi AI, dari SDM hingga Perkuat Keamanan Siber
Radu juga menilai Grokipedia terlalu sering mengandalkan sumber-sumber tak terverifikasi seperti blog atau forum daring, ketimbang publikasi akademis atau media arus utama.
Meski dikritik bias oleh berbagai pihak, Wikipedia tetap menjadi rujukan pengetahuan paling tepercaya selama lebih dari dua dekade.
Dickinson menegaskan, kekuatan Wikipedia terletak pada “pengetahuan yang diciptakan manusia” dan proses kolaborasi terbuka.
“AI seperti Grokipedia tetap membutuhkan fondasi dari pengetahuan manusia untuk belajar. Tanpa Wikipedia, mungkin proyek seperti ini tidak akan ada,” ujarnya.
Seiring mendekati ulang tahunnya yang ke-25, Wikipedia berkomitmen untuk tetap menyediakan informasi gratis dan netral bagi miliaran pengguna di seluruh dunia.
Sementara itu, Grokipedia masih harus membuktikan apakah visinya tentang “ensiklopedia AI tanpa bias” benar-benar bisa menggantikan kerja keras jutaan editor sukarelawan yang menjaga akurasi pengetahuan selama ini.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?
-
4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Ini: Tim Garuda Diterpa Kabar Buruk
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia