-
KonveksiHub resmi diluncurkan sebagai platform digital untuk menghubungkan pelaku industri konveksi, UMKM, dan pelanggan.
-
Platform ini menghadirkan solusi digital menyeluruh, mulai dari pemesanan hingga produksi dengan sistem transparan dan efisien.
-
KonveksiHub diharapkan mendorong digitalisasi industri konveksi, memperkuat daya saing UMKM, dan membuka peluang kolaborasi baru
Suara.com - KonveksiHub, sebuah platform digital inovatif yang dirancang khusus untuk menghubungkan pelaku industri konveksi, UMKM, dan pengguna jasa custom merchandise, resmi diluncurkan.
Bertajuk “Make the Cut!” peluncurannya digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.
Para pendiri KonveksiHub memperkenalkan beragam fitur unggulan yang diharapkan dapat menjadi solusi digital bagi pelaku industri konveksi di era modern.
Platform ini menghadirkan kemudahan dalam proses pemesanan, produksi, hingga distribusi produk custom seperti kaos, jaket, tas, dan merchandise promosi.
CTO sekaligus Founder KonveksiHub, Aswin Bimo Subandoro, menegaskan bahwa kehadiran platform ini merupakan jawaban atas tantangan digitalisasi industri konveksi di Indonesia.
“KonveksiHub hadir untuk memberikan solusi menyeluruh, mulai dari pemesanan hingga produksi, dengan mengedepankan kualitas, transparansi, dan teknologi. Menggandeng UMKM untuk maju bersama adalah komitmen kami,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (31/10/2025).
Tak hanya fokus pada digitalisasi, KonveksiHub juga menawarkan program afiliasi yang memberikan peluang penghasilan tambahan bagi para mitra.
Melalui program ini, siapa pun dapat menjadi bagian dari ekosistem KonveksiHub dengan cara memasarkan produk dan mendapatkan komisi.
Dalam sesi sharing, Julian, perwakilan tim afiliasi, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara kreator, pelaku UMKM, dan konsumen.
Baca Juga: Bank Mandiri Raih 8 Penghargaan Internasional, Sinergi Majukan Negeri Lewat Inovasi Digital
Prof. Dr. MS Udin, Komisaris KonveksiHub, turut menyoroti pentingnya inovasi teknologi untuk memperkuat sektor konveksi nasional.
“Kami berharap KonveksiHub dapat menjadi jembatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing melalui teknologi. Dengan kolaborasi dan digitalisasi, industri konveksi dapat tumbuh lebih cepat dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” tegasnya.
Manfaat digitalisasi industri konveksi pun menjadi sorotan utama dalam sesi inspiratif bersama Raden Tedy Aliyudin, Wakil Ketua Bidang UMKM Kadin Indonesia.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi seperti KonveksiHub mampu meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan memperkuat rantai pasok.
“Platform seperti KonveksiHub adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Dengan pemanfaatan digitalisasi, kita dapat memperluas pasar dan memperkuat kolaborasi,” ungkap Raden Tedy.
Berita Terkait
-
WIFI Gandeng Huawei Indonesia Garap Solusi 5G FWA dan Proyek Jaringan 1.4 GHz
-
Kalodata Dorong Pelaku TikTok Shop Kian Moncer di Dunia Bisnis Digital lewat Ajang Ini
-
Cerita di Balik Transformasi Dunia Logistik yang Makin Ramah Digital dan Lingkungan
-
Grab Sambut Tantangan Prabowo, Siapkan Ekosistem Digital yang Lebih Manusiaw
-
Perancang di Balik Megahnya Warehouse, Cerita Tim Tentang Teknologi yang Bikin Proyek Lebih Rapi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan