-
Tokyo Wars kembali hadir di konsol modern setelah 30 tahun lewat seri Arcade Archives.
-
Tersedia dua versi: standar untuk PS4/Switch dan versi lengkap dengan multiplayer di PS5/Xbox/Switch.
-
Fitur baru termasuk mode Time Attack, VRR, dan pengalaman arcade autentik tanpa kabinet asli.
Suara.com - Tokyo Wars merupakan salah satu game Arcade populer di era 1990-an. Setelah 30 tahun, game FPS veteran ini akhirnya meluncur ke konsol modern pada 6 November 2025.
Sebagai informasi, Tokyo Wars di-porting sebagai bagian dari seri Arcade Archives.
Tokyo Wars sendiri merupakan game tank legendaris besutan Namco yang hadir pertama kali pada 1996.
Setelah hampir tiga dekade terkurung dalam format mesin arcade, para penggemar lama dan baru kini dapat merasakan sensasi menghancurkan jalanan Tokyo langsung dari ruang tamu mereka.
Itu berkat upaya dari spesialis game retro, Hamster Corporation. Bagi yang belum tahu, Tokyo Wars adalah sebuah fenomena di masanya.
Game ini menempatkan pemain di kokpit tank untuk bertempur sebagai pasukan Green atau White di lokasi ikonik seperti pusat kota Tokyo dan area dermaga.
Yang membuat game begitu istimewa adalah kabinet deluxe-nya yang imersif.
Itu dilengkapi umpan balik haptik pneumatik yang meniru hentakan kuat saat meriam tank ditembakkan.
Popularitas Tokyo Wars tak terbantahkan; seorang pengulas saat itu menggambarkannya sebagai game tank semi cepat pemompa adrenaline pada tahun 90-an.
Baca Juga: Penjualan Battlefield 6 Tembus 10 Juta Kopi, Analis Sebut Masih Sulit Kalahkan Game COD
Mengutip EuroGamer, di bawah bendera seri Arcade Archives, Hamster Corporation merilis Tokyo Wars dalam dua varian.
Versi standar tersedia untuk PS4 dan Nintendo Switch, menawarkan pengalaman otentik pemain tunggal dengan mode seperti Original, High Score, dan Caravan yang dilengkapi papan peringkat online.
Namun, bagi para pemain yang menginginkan pengalaman penuh, versi Arcade Archives 2 yang hadir di PS5, Xbox Series X/S, dan Switch adalah pilihan utama.
Varian ini menghadirkan fitur yang paling dinantikan: multiplayer layar terpisah untuk empat pemain, memungkinkan Anda bertarung bersama atau melawan teman seperti di masa kejayaannya.
Selain multiplayer, versi game FPS yang lebih modern ini juga menambahkan Mode Time Attack dan dukungan VRR untuk memastikan permainan berjalan semulus mungkin, mereplikasi pengalaman arcade secara akurat tanpa perlu kabinet raksasa.
Meskipun penerus spiritualnya, Tank! Tank! Tank!, pernah dirilis di Wii U, kembalinya Tokyo Wars orisinal adalah momen bersejarah bagi para penggemar game klasik.
Ini adalah kesempatan sempurna untuk merasakan kembali salah satu permata tersembunyi dari era keemasan arcade Namco.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
-
Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan
-
Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah