-
Xiaomi menargetkan pasar robot humanoid bernilai 140 miliar dolar dengan rencana implementasi massal lima tahun.
-
Teknologi AI Xiaomi sudah meningkatkan efisiensi pabrik, mempercepat inspeksi komponen hingga sepuluh kali.
-
Robot humanoid akan mengambil tugas repetitif demi keselamatan pekerja dan mendorong fokus pada inovasi.
Suara.com - CEO Xiaomi, Lei Jun mengungkap bila mereka bersiap memasuki pasar robot humanoid dalam beberapa tahun ke depan.
Tak tanggung-tanggung, robot humanoid dengan AI untuk pabrik disebut mampu membuka pasar industri baru senilai 140 miliar dolar AS atau Rp 2.332 triliun (kurs Rp 16.659).
Lei Jun baru saja mengungkap visi ambisius: dalam lima tahun ke depan, robot humanoid akan diimplementasikan secara massal di seluruh pabrik Xiaomi.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan pendorong utama revolusi industri generasi berikutnya.
AI akan menjadi inti dari proses produksi, bukan lagi sekadar fitur tambahan. Contoh nyata kekuatan AI sudah terlihat di pabrik mobil listrik (EV) Xiaomi.
Inspeksi komponen die-cast besar yang dulunya memakan waktu dan rentan kesalahan manusia, kini diselesaikan hanya dalam dua detik oleh sistem sinar-X yang terintegrasi dengan AI visual.
Teknologi ini terbukti sepuluh kali lebih cepat dan lima kali lebih akurat dibandingkan inspeksi manual.
Itu adalah gambaran nyata bagaimana manufaktur cerdas tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga kualitas produk secara keseluruhan.
Mengutip The Beijing Daily dan XiaomiTime, peningkatan presisi dan kecepatan ini membuka potensi pasar industri baru 140 miliar dolar AS, namun Lei Jun menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencapai skala ini.
Baca Juga: 4 Tablet Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah yang Memadahi untuk Berbagai Kebutuhan
Penerapan robot humanoid di lini perakitan akan menjadi langkah selanjutnya yang signifikan.
Robot-robot tersebut dirancang untuk mengambil alih tugas-tugas repetitif, presisi tinggi, atau yang menuntut fisik.
Hal itu disebut menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien bagi pekerja manusia.
Ini memungkinkan para karyawan untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih kompleks seperti rekayasa, inovasi, dan strategi.
"Dan ini baru langkah pertama," ujar Lei. Visi Sang CEO berakar pada pengembangan yang telah dilakukan Xiaomi, seperti debut robot CyberOne pada tahun 2022 yang menjadi bukti keseriusan mereka dalam riset AI dan robotika canggih.
Langkah tersebut sejalan dengan dorongan China untuk beralih dari model industri padat karya ke manufaktur berbasis teknologi dan inovasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Hasil M7 Mobile Legends Swiss Stage 5: ONIC Lolos Knockout, Susul Alter Ego
-
Saingi iPhone 17 Pro, Oppo Find X9 Pro Masuk 7 Besar HP Kamera Terbaik 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari: Ada Diamond, Hadiah Gojo, dan Fushiguro Bundle
-
Daftar Harga HP OPPO Januari 2026, dari yang Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Acer Dobrak Standar Wi-Fi 7 dan 5G Lewat Lini Jaringan Terbaru Predator dan Connect
-
SSD Seukuran Koin dengan Performa Kilat yang Siap Guncang Dunia Teknologi
-
5 Tim Raih Tiket Knockout M7 Mobile Legends: Ada Alter Ego, SRG, dan TLPH
-
Tak Berumur Panjang, Amazon Matikan Game MMO New World Aeternum pada Awal 2027
-
7 Cara Menjaga Keamanan Akun Instagram agar Tidak Mudah Diretas
-
Honor Magic 8 Pro Air Siap Rilis: Lebih Ringan dari iPhone Air, Usung Baterai Jumbo